Bonnie Tyler Meninggal Dunia: Mengenang Sang Legenda Power Ballad

3 hours ago 2
 Mengenang Sang Legenda Power Ballad Bonnie Tyler(Instagram @bonnietylerofficial)

DUNIA musik internasional berduka atas kepergian Bonnie Tyler, penyanyi asal Wales yang dikenal dengan suara serak khasnya yang bertenaga. Pelantun lagu legendaris Total Eclipse of the Heart ini mengembuskan napas terakhirnya pada usia 75 tahun.

Kabar duka tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi di halaman Facebook miliknya. Pihak keluarga dan tim menyatakan bahwa Tyler meninggal dunia secara tak terduga di sebuah rumah sakit di Portugal, tempat ia menjalani perawatan medis.

Sebelumnya, pada Mei lalu, Tyler sempat menjalani operasi usus darurat di sebuah rumah sakit dekat Faro, Portugal. Ia bahkan sempat berada dalam kondisi koma induksi untuk membantu proses pemulihan.

Meski sempat sadar dari koma, perwakilan Tyler menyebutkan bahwa kondisinya tetap sangat buruk dan harus menjalani perawatan intensif hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Penghormatan dari Perdana Menteri Inggris

Kepergian Tyler memicu gelombang duka, termasuk dari Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Melalui juru bicara resminya, Starmer menyampaikan rasa sedih yang mendalam atas berpulangnya salah satu artis rekaman terbesar Britania Raya tersebut.

"Beliau meninggalkan katalog musik yang luar biasa, mulai dari 'Total Eclipse of the Heart' hingga 'Holding Out for a Hero' yang terus menyentuh kehidupan banyak orang, meramaikan lantai dansa, hingga menjadi lagu wajib di bilik karaoke. Pikiran Perdana Menteri menyertai teman dan keluarganya," ujar juru bicara tersebut.

Perjalanan Karier: Dari Skewen Menuju Puncak Dunia

Lahir dengan nama Gaynor Hopkins di desa Skewen, dekat Swansea, Tyler tumbuh di lingkungan kelas pekerja. Karier musiknya dimulai dari bawah, menyanyi di klub-klub lokal sambil bekerja di toko kelontong. Bakatnya ditemukan oleh seorang pencari bakat saat ia menyanyikan lagu Band of Gold milik Freda Payne.

Titik balik kariernya terjadi setelah ia menjalani operasi nodul pada pita suaranya. Prosedur ini justru memberikan karakter suara yang lebih serak dan tajam, yang kemudian menjadi ciri khas uniknya. Lagu It’s a Heartache (1977) menjadi kesuksesan internasional pertamanya.

Puncak popularitasnya tercapai saat ia berkolaborasi dengan produser Jim Steinman. Lagu Total Eclipse of the Heart (1983) meledak di pasaran, memuncaki tangga lagu di AS dan Inggris, serta menjadi salah satu power ballad terbaik sepanjang masa.

Tahun Lagu Hits Utama Pencapaian Signifikan
1977 It’s a Heartache No. 3 di AS, No. 4 di Inggris
1983 Total Eclipse of the Heart No. 1 di AS & Inggris (Transatlantik)
1984 Holding Out for a Hero Soundtrack film Footloose, No. 2 di Inggris
1984 Here She Comes Nominasi Grammy ketiga dalam dua tahun
2003 Si demain... (Turn Around) No. 1 di Prancis selama 10 minggu

Dedikasi Tanpa Henti

Meski popularitasnya di Inggris dan AS sempat meredup di era 90-an, Tyler tetap menjadi kekuatan besar di Eropa Barat. Ia terus merilis album dan melakukan tur. Pada tahun 2013, ia mewakili Inggris di ajang Eurovision dengan lagu Believe in Me.

Hingga akhir hayatnya, Tyler tetap aktif berkarya. Album studio terakhirnya, The Best Is Yet to Come, dirilis pada 2021. Bahkan, ia sempat berkolaborasi dengan DJ David Guetta untuk versi EDM Total Eclipse of the Heart yang dijadwalkan rilis pada 2025.

Di luar panggung, Tyler menjalani pernikahan yang harmonis selama lebih dari 50 tahun dengan Robert Sullivan, seorang pengembang properti dan mantan atlet judo Olimpiade. Meski tidak memiliki anak kandung setelah mengalami keguguran di usia 39 tahun, Tyler dikenal sangat dekat dengan keluarga besarnya yang terdiri dari belasan keponakan dan anak baptis.

Bonnie Tyler akan selalu dikenang sebagai sosok "gadis kelas pekerja" yang berhasil menaklukkan dunia dengan suaranya yang tak tertandingi. (theguardian/Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |