Bukan Cuma AS, Pemilu di Negara NATO Ini Mulai Disusupi Israel

18 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Bukan hanya Amerika Serikat, pemiliihan umum negara yang menjadi salah satu pentolan Aliansi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) ini juga dikabarkan disusupi oleh agen-agen israel.

Bukan rahasia lagi bahwa para pelobi Israel selalu menyusupi pesta demokrasi di AS dan sejumlah negara kuat lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di Amerika Serikat, ada Komite Urusan Publik Amerika Israel (the American Israel Public Affairs Committee/AIPAC) yang mengumpulkan dana dari para taipan Yahudi untuk memodali calon presiiden AS yang bakal membela mati-matian kepentingan Israel.

Belakangan, media Prancis ramai-ramai melaporkan dugaan perusahaan Israel 'menyusup' ke pemilu Prancis, dikutip dari Middle East Monitor.

Bukan hanya membekingi calon-calon yang bakal membela kepentingan Israel, para pelobi ini juga melancarkan serangan fitnah terhadap para kandidat kepala daerah seperti wali kota.

Serangan fitnah itu pun marak dilakukan dalam media siber, termasuk gangguan pelayanan digital.

Reuters mengungkapkan bahwa awal bulan ini otoritas Prancis sedang memeriksa dugaan kampanye fitnah terhadap tiga kandidat wali kota dari partai sayap kiri pro-Palestina Prancis Tak Terkalahkan (La France Insoumise/LFI) menjelang pemilihan kota pada Maret dilakukan oleh sebuah perusahaan Israel yang tidak dikenal bernama BlackCore.

Operasi tersebut pertama kali diungkap oleh surat kabar Le Monde pada Maret, ketika Viginum, sebuah layanan deteksi gangguan digital di kantor perdana menteri Prancis, mengungkapkan skema "gangguan digital asing" dengan jangkauan "terbatas" yang menargetkan "partai politik Prancis" dan kandidatnya di Marseille, Toulouse, dan Roubaix.

Laporan investigasi bersama oleh media Liberation dan Haaretz kemudian mengungkap serangkaian alat yang sedang dikembangkan untuk kampanye pengaruh daring pada server yang telah menampung subdomain situs web "blackcore.online" selama beberapa bulan.

Jejak digital mengarah pada dua perusahaan teknologi yang berbasis di Tel Aviv, Galacticos dan SNI Digital. Namun, para pemimpin eksekutifnya membantah memiliki hubungan apa pun dengan BlackCore.

Di sebuah situs web yang kini telah menghilang, BlackCore mempresentasikan diri sebagai "perusahaan teknologi, siber, dan pengaruh elite yang dibangun untuk era modern perang informasi."

Mereka menyediakan tata kelola dan kampanye politik dengan "strategi mutakhir, alat canggih, dan keamanan yang kuat untuk membentuk narasi."

Operasi tersebut menargetkan calon wali kota Marseille Sebastien Delogu, calon wali kota Toulouse Francois Piquemal, dan calon wali kota Roubaix David Guiraud, dan mencakup situs web dan akun media sosial yang menyesatkan yang menuduh perilaku kriminal, termasuk pelecehan seksual, serta iklan digital yang merendahkan.

Jaksa Paris pekan lalu mengatakan mereka telah membuka penyelidikan atas kasus tersebut, sementara Menteri Dalam Negeri Prancis, Laurent Nunez, secara terbuka berkomitmen untuk mempublikasikan penyelidikan Viginum.

Tindakan itu akan dilakukan setelah jurnal investigasi Le Canard Enchaine melaporkan bahwa laporannya telah "disunting dan diabaikan" dan bahwa "baik dinas intelijen maupun peradilan" tidak berupaya mengidentifikasi para pelaku.

Pelobi lokal dari Israel

Anggota parlemen LFI dan calon wali kota Piquemal mengatakan kepada Middle East Eye bahwa ia mengetahui kemungkinan gangguan pemilu ketika informasi sensitif, termasuk kata sandi media sosialnya, kata sandi akun pribadinya, informasi pajak, dan alamat rumahnya bocor dua pekan sebelum putaran pertama pemilihan kota di Toulouse.

"Beberapa hari kemudian, Viginum dan media Prancis Le Canard Enchaine dan Le Monde menerbitkan investigasi yang menyatakan bahwa ada campur tangan asing yang terkait dengan Elnet, sebuah badan pengaruh pro-Israel," kata Piquemal.

Sehari sebelum putaran kedua pemilihan, iklan yang mencemarkan nama baik dalam kampanye Piquemal muncul selama masa tenang pemilu. Pada periode itu, para kandidat dilarang berbicara di depan umum.

Iklan palsu tersebut beredar di beberapa situs web, termasuk aplikasi penjualan pakaian bekas Vinted dan situs web media regional La Depeche du Midi. Kampanye palsu itu menggambarkan seorang wanita yang mengenakan burka mengatakan "Saya memilih Piquemal (dan saya tetap mengenakan busana saya)."

Fitnah itu disebar karena tampaknya mengacu pada posisi LFI yang menentang Islamofobia di Prancis.

Iklan lain menunjukkan seorang pria dengan tato "LFI" di dadanya menendang dan menyerang seorang pria yang tergeletak di tanah.

"Kami masih belum tahu siapa yang membayar iklan-iklan itu. Saya telah mengajukan pengaduan, tetapi penyelidikan masih belum mengidentifikasi siapa yang berada di baliknya," kata Piquemal kepada MEE.

Selama kampanyenya untuk menjadi walikota kota terbesar keempat di Prancis, Piquemal merupakan kandidat yang paling vokal mengecam genosida Israel di Gaza.

Piquemal mendukung seruan untuk menangguhkan perjanjian kemitraan antara kota kembar Toulouse dan Tel Aviv. Ia juga mengusulkan penerangan Capitole, sebuah bangunan simbolis di Toulouse yang menampung balai kota, dengan warna-warna Palestina.

"Ini bukanlah usulan radikal. Ini adalah usulan yang cukup biasa jika Anda ingin menunjukkan solidaritas dengan penduduk yang menderita," kata mantan kandidat wali kota itu.

"Di Prancis, posisi itu sayangnya cukup tidak biasa dalam politik, dan kami telah banyak dikritik karenanya. Kami terus-menerus dituduh anti-Semitisme," tambah Piquemal.

(bac)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |