Cek Data yang Dikumpulkan Aplikasi Sebelum Unduh di iPhone

3 hours ago 2

SEBELUM mengunduh aplikasi di iPhone, pengguna dapat lebih dulu melihat jenis data yang berpotensi dikumpulkan pengembang melalui fitur App Privacy di App Store. Fitur ini memberikan ringkasan praktik privasi setiap aplikasi, termasuk jenis data yang dikumpulkan dan bagaimana data tersebut digunakan.

Untuk mengaksesnya, buka App Store, cari aplikasi yang ingin diunduh, lalu gulir ke bawah hingga muncul bagian App Privacy pada halaman aplikasi. Di sana, Apple menampilkan informasi mengenai data yang digunakan untuk melacak pengguna (Data Used to Track You), data yang ditautkan ke identitas pengguna (Data Linked to You), maupun data yang dikumpulkan tapi tidak ditautkan ke identitas pengguna (Data Not Linked to You), bergantung pada informasi yang disampaikan masing-masing pengembang.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sebagai contoh, saat Tempo membuka halaman Threads di App Store, bagian App Privacy menunjukkan aplikasi tersebut mengumpulkan berbagai data yang ditautkan ke identitas pengguna (Data Linked to You). Data itu meliputi informasi kesehatan dan kebugaran, informasi keuangan, lokasi, kontak, konten pengguna, riwayat pencarian, riwayat penelusuran, pengenal perangkat (identifiers), data penggunaan, data diagnostik, hingga data lainnya.

Contoh lainnya adalah gim Roblox. Pada halaman App Privacy, aplikasi ini mencantumkan data yang ditautkan ke identitas pengguna (Data Linked to You), seperti informasi pembelian, informasi kontak, riwayat pencarian, data penggunaan, lokasi, konten pengguna, pengenal perangkat, dan data diagnostik. Roblox juga menampilkan kategori Data Not Linked to You, yang berarti sebagian data, yakni Contact Info dan User Content, dapat dikumpulkan tapi tidak dikaitkan dengan identitas pengguna.

Informasi yang ditampilkan pada App Privacy dapat berbeda-beda di setiap aplikasi. Ada aplikasi yang hanya mengumpulkan data untuk menjalankan layanannya, ada yang mencantumkan data yang digunakan untuk pelacakan lintas aplikasi dan situs web, sementara aplikasi lain hanya mengumpulkan data yang tidak ditautkan ke identitas pengguna. Dengan demikian, pengguna dapat membandingkan praktik pengumpulan data sebelum memutuskan memasang aplikasi.

Label App Privacy ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan transparansi terkait pengelolaan data pengguna di App Store. Informasi tersebut memungkinkan pengguna memahami data apa saja yang berpotensi dikumpulkan sebuah aplikasi sebelum memberikan izin atau mengunduhnya.

Selain itu, dalam keterangan tertulis, Apple mencatat sistem keamanan App Store telah membantu menekan praktik penipuan. Sepanjang 2025, perusahaan berhasil mencegah transaksi yang berpotensi penipuan senilai lebih dari US$ 2,2 miliar. Apple juga menolak lebih dari 2 juta pengajuan aplikasi bermasalah, menggagalkan 1,1 miliar percobaan pembuatan akun pelanggan penipu, serta menonaktifkan 40,4 juta akun tambahan yang terlibat dalam penipuan dan penyalahgunaan.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |