MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Republik Belarus Alexander Turchin, pada Jumat, 15 Mei 2026, di Minsk, Belarus. Pertemuan itu membahas penguatan kerja sama perdagangan dan ekonomi, serta perluasan kemitraan di berbagai sektor prioritas.
Airlangga menyambut hangat rencana kunjungan kenegaraan Presiden Alexander Lukashenko ke Indonesia pada awal Juli 2026. “Indonesia juga siap menyambut kunjungan delegasi bisnis Belarus ke Indonesia pada rangkaian kunjungan presiden Belarus,” kata dia dalam keterangan tertulis, Jumat, 15 Mei 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dia mengatakan bahwa persiapan untuk kunjungan sedang berjalan, termasuk penyelesaian beberapa hal penting yang diharapkan dapat diselesaikan selama kunjungan, terutama Roadmap Kerja Sama antara Belarus dan Indonesia.
Menurut Airlangga, Belarus memegang posisi signifikan dalam mendukung agenda industrialisasi, ketahanan pangan, dan diversifikasi pasar Indonesia. Belarus memiliki basis industri manufaktur yang kuat dengan kontribusi sektor manufaktur mencapai sekitar 20,3 persen terhadap PDB nasional pada 2024.
Airlangga menyebut Belarus memiliki keunggulan dalam pengembangan agro-industri dan mekanisasi pertanian yang mendukung ketahanan pangan nasional, termasuk tingkat swasembada pangan yang mencapai sekitar 96 persen. Dengan pengalaman dan keunggulan Belarus di bidang teknologi pertanian, kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan modernisasi sektor pertanian Indonesia serta mempercepat pencapaian ketahanan pangan nasional.
Perdana Menteri Republik Belarus Alexander Turchin menyampaikan komitmen Belarus untuk terus memperkuat kemitraan ekonomi dengan Indonesia dan juga mendukung pembukaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Minsk, guna memperlancar hubungan kedua negara.
Kedua negara juga berdiskusi perihal Indonesia–EAEU Free Trade Agreement (I–EAEU FTA), yang berhasil ditandatangani pada 21 Desember 2025 di St. Petersburg.
Indonesia, kata Airlangga, meyakini bahwa tercapainya perjanjian itu mencerminkan komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama ekonomi serta mendorong kemitraan perdagangan yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan.






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)



