Jokowi Kenang Ryamizard: Sederhana, Tegas, dan Berani

6 hours ago 5

MANTAN presiden Joko Widodo menyampaikan duka cita atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Menurut Jokowi, almarhum merupakan sosok yang memiliki komitmen kuat dalam mengemban tugas negara.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Saat ditemui di Solo pada Senin, 1 Juni 2026, Jokowi mengenang Ryamizard sebagai pemimpin yang menjalankan amanah dengan kesederhanaan serta ketegasan dalam mengambil keputusan. Ia menilai almarhum memberikan kontribusi besar selama mengabdi di sektor pertahanan.

"Beliau adalah pribadi yang sederhana, tegas, dan memiliki keberanian dalam menjalankan tugasnya," ujar Jokowi. Ryamizard menjabat Menteri Pertahanan pada periode pertama pemerintahan Jokowi. Selama masa tugasnya, ia berperan dalam berbagai kebijakan strategis yang berkaitan dengan pertahanan nasional.

Jokowi juga mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi kehilangan tersebut. "Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran," kata Jokowi.

Ryamizard Ryacudu wafat di usia ke-76 tahun pada Ahad siang, 31 Mei 2026. Jenderal purnawirawan Tentara Nasional Indonesia itu menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat atau RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. 

Adapun pemakaman Ryamizard berlangsung pada Senin ini, 1 Juni 2026. Dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Ryamizard dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. 

Mendiang Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior Indonesia dengan pengalaman panjang di dunia kemiliteran dan pertahanan negara. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1974 ini mengawali kariernya di satuan infanteri dan banyak terlibat dalam berbagai penugasan operasi di dalam negeri, termasuk wilayah konflik di Timor Timur dan Kalimantan pada awal masa pengabdiannya di TNI Angkatan Darat.

Selain penugasan di dalam negeri, Ryamizard juga pernah mengemban misi internasional sebagai Komandan Kontingen Garuda XXI-B dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Kamboja pada tahun 1992. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Komandan Brigade Infanteri, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam), serta Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada periode 2000 hingga 2002.

Puncak karier militernya terjadi ketika ia diangkat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada 2002 di era Presiden Megawati Soekarnoputri. Jabatan tersebut diembannya hingga 2005 sebelum memasuki masa purnatugas dari militer.

Setelah pensiun, Ryamizard tetap aktif dalam isu-isu pertahanan nasional. Saat menjabat, Jokowi menunjuknya sebagai Menteri Pertahanan pada Kabinet Kerja periode 2014–2019. Pada 2019, Ryamizard kemudian digantikan oleh Prabowo Subianto dalam kabinet pemerintahan berikutnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |