ilustrasi(Antara)
Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan hebat yang melanda sebagian wilayah Provinsi Jijel, Aljazair timur, dilaporkan terus meningkat. Berdasarkan laporan sementara dari otoritas setempat, total korban jiwa kini telah mencapai 73 orang.
Selain menelan puluhan nyawa, bencana ini juga menyebabkan kerusakan luas pada properti dan vegetasi di wilayah tersebut. Otoritas Aljazair mengonfirmasi bahwa operasi pemadaman api masih terus berlangsung di sejumlah titik guna mencegah penyebaran api yang lebih luas.
Kebakaran hutan ini tidak hanya berdampak pada keselamatan jiwa, tetapi juga menghanguskan area vegetasi yang sangat luas. Laporan di lapangan menunjukkan adanya kerusakan parah terhadap rumah tinggal, properti pribadi, serta lahan pertanian milik warga setempat yang menjadi sumber mata pencaharian utama.
Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan penilaian tingkat kerusakan secara menyeluruh untuk menentukan langkah pemulihan pascabencana. Kondisi cuaca dan medan yang sulit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas pemadam kebakaran di lapangan.
Salah Satu Kebakaran Terparah
Melihat skala kerusakan dan jumlah korban yang jatuh, peristiwa ini disebut-sebut sebagai salah satu kebakaran hutan terparah yang pernah melanda wilayah Provinsi Jijel. Otoritas terkait terus bersiaga dan mengimbau warga untuk tetap waspada selama proses pemadaman dan pendinginan area terdampak masih berlangsung.
Catatan Redaksi: Data mengenai jumlah korban dan tingkat kerusakan merupakan laporan sementara yang dihimpun dari otoritas setempat dan masih dapat berubah seiring dengan proses evakuasi serta penilaian di lapangan.
(Ant/E-3)


















































