CANTIKA.COM, Jakarta - Ciuman sering kali dianggap sebagai ungkapan kasih sayang sederhana antara dua orang yang saling mencintai. Namun di balik momen romantis tersebut, ternyata berciuman juga menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan fisik maupun mental.
Menurut terapis seks dan hubungan Christine Rafe, ciuman bukan hanya menciptakan perasaan bahagia sesaat, tetapi juga memicu sejumlah reaksi biologis yang berpengaruh positif terhadap tubuh. Saat seseorang berciuman dengan pasangan yang membuatnya merasa nyaman dan terhubung secara emosional, otak akan melepaskan berbagai zat kimia yang berkaitan dengan rasa senang, kedekatan, dan ikatan emosional.
Beberapa hormon yang dilepaskan selama berciuman antara lain oksitosin, yang dikenal sebagai hormon cinta karena berperan dalam menciptakan rasa aman dan kedekatan. Selain itu, tubuh juga menghasilkan dopamin yang berkaitan dengan sensasi menyenangkan dan kepuasan, serotonin yang membantu menjaga suasana hati tetap stabil, serta endorfin yang berfungsi sebagai pereda stres alami.
Tak hanya memberikan efek emosional yang positif, berciuman juga dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks. Aktivitas ini diketahui mampu menurunkan kadar hormon kortisol yang berkaitan dengan stres. Saat kadar kortisol menurun, sistem saraf menjadi lebih tenang, tekanan darah dapat lebih stabil, dan tubuh terasa lebih nyaman secara keseluruhan.
Christine Rafe menilai bahwa ciuman yang dilakukan dengan penuh kedekatan emosional juga berperan penting dalam menjaga keintiman hubungan, baik pada pasangan yang baru menjalin hubungan maupun yang telah bersama dalam waktu lama.
Menariknya lagi, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berciuman mungkin memiliki dampak terhadap sistem kekebalan tubuh. Sebuah studi dari Belanda menemukan bahwa ciuman selama sekitar 10 detik dapat memindahkan jutaan bakteri baik antara dua orang. Sementara penelitian lain dari Jepang mengindikasikan bahwa aktivitas ini berpotensi membantu mengurangi respons alergi tertentu dengan memengaruhi mekanisme pertahanan tubuh.
Lalu, berapa lama durasi ciuman yang ideal untuk mendapatkan manfaat tersebut? Berdasarkan penelitian yang dilakukan The Gottman Institute, ciuman selama enam detik disebut sudah cukup untuk membantu memperkuat hubungan emosional pasangan. Durasi yang lebih panjang dibanding ciuman singkat saat berpamitan ini dinilai mampu meningkatkan pelepasan hormon yang berkaitan dengan ikatan emosional, sekaligus membantu mengurangi stres dan mempertahankan ketertarikan satu sama lain.
Meski demikian, kualitas ciuman tetap menjadi faktor utama. Rafe menjelaskan bahwa manfaat tersebut akan lebih terasa jika kedua pasangan benar-benar hadir dalam momen tersebut, tanpa distraksi dan tanpa terburu-buru. Ciuman yang dilakukan dengan penuh perhatian cenderung memberikan respons emosional dan biologis yang lebih kuat dibandingkan ciuman yang dilakukan sekadar sebagai rutinitas.
Bagaimana dengan ciuman bersama orang yang baru dikenal?
Menurut Rafe, ciuman dengan orang asing tetap dapat memicu lonjakan dopamin karena unsur kebaruan dan sensasi yang menyertainya. Namun, efek kedekatan emosional yang biasanya muncul dari pelepasan oksitosin cenderung lebih kuat ketika seseorang berciuman dengan pasangan yang memiliki hubungan emosional yang lebih dalam.
Pada akhirnya, pengalaman setiap orang bisa berbeda. Ada yang menikmati sensasi spontan dari ciuman pertama dengan seseorang yang baru dikenal, tetapi ada pula yang justru merasa hampa atau kurang terhubung setelahnya. Hal ini dipengaruhi oleh ekspektasi pribadi, pola keterikatan emosional, serta alasan yang mendasari seseorang mencari kedekatan tersebut.
Yang jelas, hanya dalam waktu enam detik, sebuah ciuman hangat bersama pasangan dapat menjadi cara sederhana untuk meningkatkan suasana hati, mempererat hubungan, sekaligus membantu tubuh merasa lebih rileks.
Pilihan Editor: 6 Tips Lakukan Ciuman Pertama, Pahami Langkah-langkahnya
BODY AND SOUL | ECKA PRAMITA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5495647/original/074499000_1770385031-barba.jpeg)













