MKD DPR Panggil Habib Aboe PKS Buntut Pernyataan Ulama-Narkoba

11 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR bakal memanggil anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi pada Selasa (14/4) buntut pernyataannya soal keterlibatan ulama dalam peredaran narkoba di Madura.

"Iya benar (dipanggil), pernyataan waktu rapat dengan BNN, yang katanya ulama, pesantren di Madura, ada narkobanya di pesantren. Kurang lebih seperti itu," kata Ketua MKD DPR, Nazaruddin Dek Gam saat dihubungi, Senin (13/4).

Ia mengatakan MKD akan meminta keterangan sebab pernyataan Aboe itu telah ramai dan viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pernyataan Habib Aboe itu sebelumnya disampaikan saat rapat Komisi III dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 7 April lalu.

Dalam rapat, ia menegaskan pentingnya sinergi antara BNN, Polri, dan Pemerintah Daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam memerangi narkoba.

Menurutnya, tanpa kolaborasi, upaya memerangi narkoba akan sulit. Ia lalu mencontohkan situasi di Madura, Jawa Timur.

"Contoh, Madura. Saya itu kaget, Pak, ulama sudah mulai ikut terlibat juga dengan narkotika, coba cek benar tidak? Pesantren-pesantren itu juga, Pak. Ini ada apa? Ternyata ada cuan di situ, Pak. Ada cuan di situ, cuan-nya banyak, bukan dikit," kata Habib Aboe.

Ia khawatir hal itu terjadi karena ada keterlibatan pebisnis-pebisnis besar.

"Nah, saya khawatir yang bermain-main ini, ya maaf ya, saya, kita tidak tendensius, saya khawatir yang bermain ya yang punya posisi-posisi, Pak, karena ini atau pebisnis-pebisnis besar," ujarnya.

(yoa/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |