KEPALA Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (DJBC Kemenkeu) Orlando Hamonangan Sianipar mengungkap adanya safe house atau rumah aman untuk menyimpan penerimaan besel. Hal itu Orlando ungkapkan ketika bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Bea Cukai pada Rabu, 20 Mei 2026, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.
Tiga terdakwa dalam perkara ini ialah pemilik Blueray Cargo John Field, Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan, dan Ketua Tim Dokumen Importasi Blueray Cargo Andri. Orlando menuturkan, pada Oktober 2025, Kepala Subdirektorat Intelijen Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Kemenkeu Sisprian Subiaksono memintanya menyediakan safe house berupa apartemen. “Saya disuruh sewa karena beliau takut ketahuan istrinya,” ujar Orlando.
“Itu bilangnya di mana?” tanya jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi, M. Takdir. Orlando menjawab, Sisprian menyampaikan permintaan itu di kantor.
Jaksa KPK lalu menimpali, “Bilangnya bahwa ‘jangan ketahuan, kita juga lagi dipantau’. Pilihan tepatnya ada di mana?”
Orlando menjawab, dia hanya mengetahui apartemen di Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, karena sebelumnya sudah menyewa unit di sana. “‘Ya sudah, samain aja,’ kata dia begitu,” ujar pria yang disapa Ocoy itu.
Jaksa Takdir kembali bertanya, “Saksi menyewa di MOI itu memang untuk penyimpanan juga atau untuk apa?”
Orlando menjelaskan, mulanya dia menyewa apartemen untuk dirinya sendiri dengan uang hasil kerja kerasnya. “Terus, seiring berjalannya waktu, Pak Rizal nitip ke saya,” katanya. Ia merujuk kepada Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Rizal, yang juga terjerat perkara ini.
Orlando kemudian menyimpan harta kekayaannya di apartemen lantai 19 tersebut. “Saya juga takut bawa ke rumah, takut ketahuan istri,” ujarnya. “Nah, saya sampaikan juga ke Pak Sis, ‘saya ada apartemen juga untuk nyimpan punya bapak’ begitu,” kata Orlando.
Sisprian lalu meminta agar apartemen itu disamakan. Atasan Orlando tersebut juga mengatakan akan menyewa apartemen di MOI. “Kemudian untuk Pak Rizal, tadi dia tahu bahwa saksi awalnya menyimpan di satu tempat yang sama dengan saksi?” tanya jaksa KPK. Orlando mengiyakan.
“Cuma kan belakangan dipisah lagi safe house-nya?” tanya jaksa Takdir.
Orlando kembali mengiyakan. “Rencananya, pas awal tahun itu saya sewa satu lagi. Saya pisahkan punya Pak Rizal dari punya saya.”
“Bagaimana saksi menyampaikan kepada Pak Rizal?” tanya jaksa KPK.
Orlando mengatakan, dia belum sempat menyampaikan hal itu kepada Rizal. Ia berencana menyampaikannya ketika Rizal pindah tempat tugas, tetapi tidak sempat.
“Tapi Pak Rizal tahu, jatah uangnya, sebelum dia punya tempat khusus, masih gabung dengan punya saksi?” tanya jaksa KPK.
Orlando mengiyakan. “Saya pisah, Pak, tapi saya gabung.”
“Gabung dalam satu unit apartemen?” telisik jaksa Takdir. Orlando kembali mengiyakan.
Jaksa KPK kemudian mendalami maksud pemisahan harta Orlando dan Rizal. “Apakah di ruangan yang berbeda, ada brankasnya, atau di mana? Yang dimaksud dipisah dalam satu ruangan itu bagaimana?”
“Pertama digabung, terus kan saya sewa satu lagi, Pak. Nah, saya pisahkan punya Pak Rizal,” ujar Orlando.
“Jadi Pak Rizal tahu betul ya, saksi menyimpan uang itu awalnya digabung di tempatnya saksi?” tanya jaksa. Orlando mengiyakan.
“Cuma ya tadi, ‘ah, kayaknya lagi dipantau nih’, makanya mau dipisah juga?” tanya jaksa KPK.
“Iya, Pak,” jawab Orlando.
Orlando menjelaskan, dia menyewa dua apartemen, sedangkan Sisprian menyewa satu apartemen lainnya.
“Biaya untuk menyewa?” tanya jaksa KPK.
Orlando menjelaskan, satu apartemen dia biayai dengan uang pribadi karena sudah dia sewa sebelum pindah tugas.
“Dua dari uang kas,” ujarnya. Dalam persidangan sebelumnya, Orlando menjelaskan uang kas itu milik tim Intelijen. Salah satu sumber uang tersebut berasal dari pemberian pihak Blueray Cargo.
Pilihan Editor: Akhirnya KPK Membidik Heri Black dalam Korupsi Bea-Cukai































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536946/original/054706700_1774357534-Serrano.jpeg)

