MENTERI UMKM Maman Abdurrahman menyatakan kementerian dan badan pengelola investasi Danantara sedang menyiapkan formulasi terkait dengan rencana pemangkasan suku bunga Permodalan Nasional Madani atau PNM Mekaar. “Pak Presiden sudah memberikan instruksi untuk menurunkan bunga pinjamannya dari 25 persen menjadi di bawah 10 persen,” kata Maman dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR, Senin, 18 Mei 2026.
Pernyataan itu disampaikan Maman saat membahas rasio kredit UMKM terhadap total kredit perbankan berdasarkan RPJMN 2025-2029. Adapun alokasi rasio kredit UMKM adalah 25 persen dari total kredit perbankan yakni Rp 8.149 triliun.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Hingga tahun lalu, Maman mencatat realisasi kredit UMKM sebesar Rp 1.500 triliun atau 18,3 persen terhadap target. Dari total alokasi kredit UMKM tersebut, ia menjelaskan, sekitar Rp 300 triliun disalurkan dalam bentuk kredit usaha rakyat (KUR).
Dengan capaian alokasi kredit UMKM tersebut, artinya terdapat sekitar Rp 540 triliun alokasi kredit yang belum tersalurkan ke sektor UMKM sampai 2029. Meskipun ada target alokasi, Maman menyatakan Kementerian UMKM tidak akan gegabah menggelontorkan pinjaman karena rawan meningkatkan kredit macet alias Non-Performing Loan (NPL).
Menanggapi besaran alokasi kredit UMKM non-KUR yang mencapai Rp 1.200 triliun, Maman mengatakan Kementerian UMKM akan memperluas pengawasan dan evaluasi dari tiga skema pinjaman.
Pertama adalah skema komersial, yang dialokasikan bagi UMKM yang dinilai layak oleh bank (bankable). Nasabah yang menggunakan akses pinjaman ini adalah pengusaha yang memiliki aset dan kemampuan finansial.
Skema kedua adalah KUR bagi UMKM tidak bankable, tetapi layak. Artinya, akses pembiayaan ini menyasar pengusaha yang tidak memiliki agunan, tetapi sudah merintis bisnis.
Akses pembiayaan terakhir adalah skema PNM Mekaar yang diperuntukkan bagi UMKM yang tidak bankable dan tidak feasible (layak). Nasabah yang mengakses pembiayaan ini adalah pengusaha yang tidak memiliki aset, ilmu keuangan, hingga kemampuan manajerial. Maman mengatakan hingga saat ini terdapat sekitar 15 juta pelaku UMKM yang mengakses program PNM Mekaar.






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3642128/original/083822000_1637681616-2_000_Hkg660630.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502638/original/046269700_1770993794-vickery.jpg)














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)

