Prabowo Inginkan Bangsa Ini Segera Mandiri

5 hours ago 3
Prabowo Inginkan Bangsa Ini Segera Mandiri Presiden Prabowo Subianto (kiri).(MI/Adang Iskandar)

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin menjadi bangsa yang santai dan bertekad bangkit dengan kekuatan sendiri guna mengejar sasaran pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam waktu secepat-cepatnya. Hal itu dikatakannya saat memimpin panen raya bersama TNI secara serentak di 43 lokasi di seluruh Indonesia dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Abdulrachman Saleh, Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7).

"Kita tidak mau menjadi bangsa yang santai. Kita akan buktikan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia sedang bangkit dengan kekuatan kita sendiri," kata Prabowo sebagaimana dipantau dari tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden mengatakan pemerintah menyadari rakyat telah terlalu lama mengalami kehidupan yang tidak selayaknya dialami oleh negara besar dan kaya seperti Indonesia. Oleh karena itu, Prabowo bertekad melakukan yang terbaik untuk mencapai sasaran tertinggi bagi rakyat dan membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia tengah bangkit dengan kekuatannya sendiri.

Presiden menegaskan Indonesia pada dasarnya ingin bersahabat dengan semua negara. Namun dirinya sadar bahwa Indonesia juga harus tetap kompak dan bersatu untuk mengamankan serta mengelola kekayaan agar dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat sendiri.

Prabowo menekankan dirinya tidak akan menoleransi pihak-pihak yang diberi kepercayaan dan digaji oleh rakyat, tetapi justru menjalankan kebijakan yang merugikan rakyat, termasuk melakukan korupsi.

"kita sadar sekarang bahwa kita harus kompak, kita harus bersatu, semua unsur. Terutama mereka yang dipilih rakyat, terutama mereka yang digaji oleh rakyat, terutama mereka dalam pemerintahan, dalam birokrasi, dalam BUMN-BUMN," ucap Prabowo.

"Kita tidak mau toleransi kepada mereka yang dipercaya oleh rakyat, yang digaji oleh rakyat, tapi melaksanakan kebijakan-kebijakan yang merugikan rakyat," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Presiden juga mengapresiasi kerja keras para menteri, pimpinan lembaga, TNI, dan Polri dalam mengejar berbagai target pemerintah.

Prabowo menyebut banyak pejabat tinggi negara yang mengalami kelelahan hingga harus menjalani perawatan karena intensitas pekerjaan yang tinggi. Lebih lanjut, Kepala Negara menyampaikan panen raya terintegrasi yang digelar serentak di 43 titik menunjukkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya menjadi urusan Kementerian Pertanian, melainkan telah menjadi gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa.

Presiden mengucapkan selamat atas penyelenggaraan panen raya tersebut dan mengapresiasi semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa. "Saya sangat menghargai semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong dari seluruh komponen bangsa," kata Prabowo.

Presiden juga menyinggung panen raya jagung bersama Polri yang digelar pada 16 Mei 2026 lalu. Adapun panen raya kali ini meliputi berbagai komoditas, seperti tebu, kedelai, dan padi.

Menurutnya, keterlibatan TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa kedua institusi itu tidak hanya berperan sebagai penjaga pertahanan dan keamanan negara, tetapi juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat.

"TNI dan Polri adalah anak kandung rakyat. TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat. Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri. Selama ada rakyat yang hidupnya susah, itu adalah kewajiban semua komponen untuk bersatu, bahu-membahu, membuat langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu," tegasnya. (Ant/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |