NASA Ungkap Temuan Baru tentang Fenomena Laut Bercahaya yang Masih Penuh Misteri

6 hours ago 2
NASA Ungkap Temuan Baru tentang Fenomena Laut Bercahaya yang Masih Penuh Misteri Ilustrasi(magnifik)

FENOMENA laut bercahaya atau milky sea kembali menjadi perhatian dunia setelah penelitian yang didukung NASA mengungkap temuan baru mengenai peristiwa langka tersebut. Fenomena ini telah dilaporkan oleh para pelaut selama berabad-abad, namun hingga kini masih menyimpan banyak misteri karena sangat jarang terjadi dan sulit diamati secara langsung.

Laut bercahaya merupakan kondisi ketika permukaan laut memancarkan cahaya lembut berwarna putih kebiruan pada malam hari. Berbeda dengan bioluminesensi yang biasanya muncul akibat gerakan ombak atau gangguan pada air, cahaya pada fenomena milky sea dapat terlihat menyelimuti area laut yang sangat luas dan bertahan selama beberapa jam hingga beberapa hari.

Melalui pemanfaatan citra satelit dan teknologi penginderaan jauh, ilmuwan NASA berhasil mengidentifikasi sejumlah lokasi yang diduga mengalami fenomena tersebut.

Data satelit memungkinkan peneliti memantau cahaya redup di permukaan laut yang sebelumnya sulit dideteksi menggunakan metode pengamatan biasa. Temuan ini memberikan peluang baru untuk memahami bagaimana dan mengapa laut bercahaya dapat terbentuk.

Sejumlah penelitian menyebutkan bahwa fenomena ini kemungkinan berkaitan dengan koloni bakteri bioluminesen, seperti Vibrio harveyi, yang hidup dalam jumlah sangat besar di permukaan laut.

Ketika populasi bakteri mencapai tingkat tertentu, mereka dapat menghasilkan cahaya secara bersamaan melalui proses yang dikenal sebagai quorum sensing, yaitu mekanisme komunikasi antarbakteri berdasarkan jumlah populasi.

Meski demikian, para ilmuwan menegaskan bahwa masih banyak pertanyaan yang belum terjawab.Hingga kini belum diketahui secara pasti mengapa fenomena tersebut hanya muncul di wilayah tertentu dan pada waktu tertentu.

Faktor suhu laut, arus laut, kandungan nutrisi, serta kondisi cuaca diduga turut memengaruhi terbentuknya laut bercahaya, namun masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

NASA berharap pemanfaatan satelit generasi terbaru dapat membantu mendeteksi fenomena milky sea secara lebih akurat. Dengan informasi tersebut, para peneliti dapat mengirimkan kapal riset ke lokasi saat fenomena sedang berlangsung untuk mengambil sampel air laut secara langsung. Langkah ini diharapkan dapat mengungkap proses biologis dan lingkungan yang memicu munculnya cahaya misterius tersebut.

Penelitian mengenai laut bercahaya tidak hanya penting untuk memahami kehidupan mikroorganisme di lautan, tetapi juga memberikan wawasan baru mengenai ekosistem laut dan dinamika lingkungan Bumi.

Seiring berkembangnya teknologi pengamatan dari luar angkasa, ilmuwan optimistis misteri fenomena langka ini dapat terpecahkan melalui penelitian yang lebih mendalam di masa mendatang.

SumberNasa Earth Observatory

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |