Prabowo: Seluruh Rakyat Pemegang Saham di Indonesia!

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menegaskan seluruh rakyat Indonesia merupakan pemegang saham atas kekayaan bangsa. Ia mengatakan Indonesia didirikan dengan falsafah Pancasila dan asas kekeluargaan.

Situasi itu yang kemudian menempatkan seluruh rakyat berhak atas kekayaan negara. Hal tersebut ia sampaikan dalam pidatonya saat meresmikan Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kepada para pengusaha saya mengajak ayo bersama-sama menjadi Indonesia Incorporated. Sebetulnya adalah negara kekeluargaan," ujar Prabowo dalam siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

"Jadi semua bangsa ini satu korporasi. Artinya seluruh rakyat adalah pemegang saham dalam seluruh kekayaan bangsa Indonesia. Semua rakyat Indonesia berhak atas kekayaan tersebut," imbuhnya dengan semangat yang menggebu-gebu.

Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung perjuangan Marsinah sebagai simbol perlawanan buruh yang menurutnya tidak seharusnya berakhir tragis apabila nilai-nilai Pancasila dijalankan dengan benar.

Ia mengatakan kasus pembunuhan Marsinah pada masa lalu menjadi pengingat bahwa negara harus berdiri untuk melindungi rakyat kecil, termasuk buruh.

[Gambas:Video CNN]

"Peristiwa Marsinah yang dibunuh secara keji karena memperjuangkan kaum buruh pabrik suatu perusahaan sesungguhnya sama sekali tidak perlu terjadi karena negara kita didirikan dengan falsafah dasar Pancasila," katanya.

Prabowo menyebut sila kelima Pancasila tentang keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia menjadi landasan utama negara dalam membangun sistem ekonomi yang berkeadilan.

Menurutnya, konsep ekonomi Indonesia sejak awal telah diatur dalam Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan asas kekeluargaan.

"Yang kaya harus menarik yang miskin, yang kuat bantu yang lemah. Buruh adalah anak bangsa, petani anak bangsa, nelayan anak bangsa," ujar Prabowo.

Ia juga mengingatkan aparat negara, termasuk tentara dan polisi, merupakan bagian dari rakyat yang dibiayai negara untuk melayani masyarakat.

"Aparat tentara dan polisi itu anak bangsa, diseleksi, dibiayai, digaji oleh rakyat, diberi makan oleh rakyat, diberi sepatu oleh rakyat, diberi topi oleh rakyat, diberi pangkat oleh rakyat," katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengaku bersyukur mendapat kehormatan menetapkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional setelah seluruh organisasi buruh mengusulkan nama aktivis buruh tersebut secara bulat.

"Saya mendapat kehormatan untuk menjadikan beliau sebagai pahlawan nasional," ucapnya.

Prabowo juga mengaku terenyuh saat melihat langsung kamar dan peninggalan Marsinah di museum yang baru diresmikan tersebut.

"Saya tadi melihat kamar beliau tidak diubah. Saya lihat perjuangan beliau dan saya prihatin dengan peristiwanya," ujarnya.

Ia menilai praktik pengusaha yang mengejar keuntungan dengan mengorbankan hak-hak pekerja tidak sesuai dengan dasar berdirinya Republik Indonesia.

"Bahwa ada seorang atau pimpinan pengusaha yang punya pemikiran jahat demi keuntungan besar, ini tidak sesuai dengan dasar berdirinya republik kita," katanya.

Setelah meresmikan Museum Marsinah, Prabowo dijadwalkan melanjutkan agenda meresmikan lebih dari 1.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih di berbagai wilayah Indonesia.

(lau/chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |