Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini(Instagram/@pemkablobar)
NAMA Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini dikenal luas di Nusa Tenggara Barat, khususnya di Kabupaten Lombok Barat dan Kota Mataram. Ia ditetapkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi, Selasa (21/7).
Sebelum menjadi Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini merupakan Direktur Utama PT Air Minum (PTAM) Giri Menang (Perseroan) sejak 2007. Ia kemudian ikut kontestasi pilkada pada 2024 dengan wakilnya Nurul Adha.
Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tercatat merupakan politikus Partai Amanat Nasional (PAN).
Kronologi Kasus Bupati Lombok Barat
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Lombok Barat menjadi perhatian nasional. Lembaga antirasuah tersebut melakukan serangkaian tindakan hukum terhadap oknum pejabat termasuk menangkap bupati lombok barat dan pihak swasta yang diduga terlibat dalam praktik suap. OTT dan penangkapan oleh KPK dilakukan Senin (20/7). Dari 19 orang yang diamankan, tujuh orang diterbangkan dari Lombok Barat, NTB ke Jakarta. Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
"Dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut, tim mengamankan sejumlah 19 orang, yang kemudian tujuh di antaranya malam ini akan dibawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Adapun dari pihak yang diamankan tersebut, di antaranya adalah Bupati Lombok Barat," terang Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Dugaan Kasus yang Menjerat
Budi menjelaskan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini diduga terlibat dalam dugaan korupsi pada proyek pembangunan gedung atau infrastruktur di lingkungan Kabupaten Lombok Barat. KPK melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap adanya aliran dana yang tidak sah dalam proses tender atau pelaksanaan proyek tersebut. (H-4)

















































