Rebut 56 Markas OPM, Satgas Marinir di Papua Dapat Penghargaan KSAL

4 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menganugerahkan penghargaan kepada dua satuan tugas (satgas) Korps Marinir yang bertugas di Papua.

Penghargaan diberikan atas keberhasilan prajurit baret ungu dalam operasi pengamanan perbatasan yang tidak hanya melumpuhkan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), tetapi juga merebut puluhan markas kelompok bersenjata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu satuan yang menerima penghargaan tersebut adalah Satgas Pengamanan Perbatasan RI-PNG Mobile Batalyon Infanteri (Yonif) 10 Marinir Gobang IV di bawah pimpinan Letkol Mar Aris Moko lulusan Akademi Angkatan Laut 2005.

Satgas Yonif 10 Marinir Gobang IV yang bertugas di wilayah Papua Barat Daya, mencatatkan capaian dengan berhasil menguasai 56 markas OPM yang tersebar di sejumlah titik strategis termasuk Kabupaten Maybrat dan Kabupaten Bintuni.

Dalam rangkaian beberapa operasi tersebut, prajurit Marinir juga berhasil melumpuhkan 10 anggota kelompok separatis bersenjata.

Mereka juga mengamankan total 4 pucuk senjata api, 13 pucuk senapan, amunisi, 146 buah senjata tradisional, 11 unit HP, 2 unit HT 2 buku agenda organisasi OPM, 24 buah power system, aksesoris bintang kejora dan perlengkapan logistik lainnya.

"Keberhasilan ini menunjukkan kapabilitas tempur tinggi serta efektivitas operasi yang dilaksanakan oleh Korps Marinir dalam menghadapi medan operasi yang kompleks dan berisiko tinggi," dikutip dari keterangan tertulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Dispenal), Kamis (7/5).

Sebelum menerima penghargaan tertinggi dari KSAL, sejumlah prajurit yang tergabung dalam Satgas Yonif 10 Marinir Gobang IV juga memperoleh kenaikan pangkat luar biasa (KPLB), sekolah, satgas luar negeri.

"Kenaikan pangkat luar biasa tersebut diberikan kepada prajurit yang dinilai menunjukkan aksi heroik, dedikasi tinggi, serta kontribusi signifikan dalam keberhasilan operasi, khususnya dalam kontak tembak dan penguasaan wilayah basis kelompok bersenjata," kata Dispenal.

(yoa/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |