Teddy Bahas Program Magang Nasional dengan Menaker

4 hours ago 2

SEKRETARIS Kabinet Teddy Indra Wijaya menerima Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Keduanya membahas program magang nasional yang akan kembali dilaksanakan pemerintah.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Teddy menyatakan bersama Yassierli mendiskusikan progres dan rencana strategis di sektor ketenagakerjaan. "Termasuk Program Magang Nasional 2025–2026 yang sedang diikuti 100.000 peserta magang, dengan jumlah pendaftar awal mencapai sekitar 400 ribu orang," kata Teddy dalam keterangannya, dikutip Ahad, 26 April 2026.

Teddy berujar pemerintah berencana meningkatkan kuota magang nasional untuk periode 2026-2027. Dia yakin program ini bisa meningkatkan kualitas dan keahlian peserta magang.

"Kesempatan pengalaman bekerja, mendapat ilmu dari mentor dan memperoleh upah bulanan sesuai upah minimum provinsi dari pemerintah pusat menjadi dorongan lebih bagi para lulusan sarjana untuk mendaftar," tuturnya.

Selain itu, dalam pertemuan, Teddy dan Yassierli juga membahas perencanaan program pelatihan vokasi bagi lulusan sekolah kejuruan. "Kementerian Ketenagakerjaan juga terus menjalankan berbagai program untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan pekerja, khususnya bagi buruh, pekerja outsourcing, dan pekerja rumah tangga," ucap Teddy.

Kementerian Ketenagakerjaan sebelumnya menyampaikan usulan kenaikan jumlah peserta magang nasional periode 2026 menjadi 150 ribu orang. “Ini baru usulan ya, surat sudah kami sampaikan kepada Pak Presiden,” kata Yassierli dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR yang disiarkan secara langsung melalui YouTube, Kamis, 9 April 2026.

Yassierli mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan masih menunggu ketersediaan anggaran. Ia pun berharap Kementerian Keuangan memberikan dukungan agar pelaksanaan program magang nasional bisa berlanjut pada tahun ini. Usulan jumlah peserta yang disampaikan Yassierli lebih banyak dibandingkan rencana awal yaitu 100 ribu. 

Dalam kesempatan yang sama, Yassierli menceritakan temuan Kementerian Ketenagakerjaan saat melakukan peninjauan program magang nasional. Ia mengatakan, terdapat peserta disabilitas dari daerah yang berkesempatan melakukan magang di Jakarta hingga peserta yang menggunakan upahnya untuk membantu orang tua. 

Alfitria Nefi Pratiwi berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Pilihan editor: Mengapa Partai Menentang Pembatasan Jabatan Ketua Umum

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |