Tim Gabungan Padamkan 12,5 Hektare Karhutla di Dua Lokasi Bengkalis

5 hours ago 2
Tim Gabungan Padamkan 12,5 Hektare Karhutla di Dua Lokasi Bengkalis ilustrasi(Antara)

Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, hingga Masyarakat Peduli Api (MPA) berjibaku memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 12,5 hektare di dua lokasi berbeda di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Kapolres Bengkalis, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fahrian Saleh Siregar, menyatakan bahwa penanganan dilakukan secara cepat dan terpadu dengan melibatkan seluruh unsur terkait guna memastikan api tidak meluas.

“Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni, BPBD, MPA, perusahaan dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah api meluas dan memastikan wilayah tetap aman,” ujar Fahrian dalam keterangan resmi yang diterima di Pekanbaru, Sabtu (9/8).

Pemadaman di Lahan Gambut Siak Kecil

Lokasi pertama kebakaran berada di areal Hak Guna Usaha (HGU) PT Teguh Karsa Wana Lestari (TKWL), Desa Bandar Jaya, Kecamatan Siak Kecil. Di titik ini, api menghanguskan lahan gambut seluas kurang lebih 1,2 hektare.

Kondisi cuaca yang panas ekstrem disertai angin kencang menjadi tantangan bagi petugas di lapangan. Sebanyak lebih dari 50 personel gabungan dari Polsek Siak Kecil, Polsek Bukit Batu, TNI, BPBD, Manggala Agni, serta MPA Desa Bandar Jaya dan Muara Dua dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.

"Petugas juga melakukan pengecekan lokasi, pencatatan saksi, pemasangan garis polisi serta dokumentasi sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan," tambah Kapolres.

Kebakaran 10 Hektare di Kecamatan Mandau

Lokasi kedua terpantau di lahan masyarakat yang terletak di Jalan Tangkahan Tegar Ujung, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, yang berbatasan dengan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.

Kebakaran di lokasi ini diperkirakan telah menghanguskan sekitar 10 hektare lahan yang didominasi semak belukar dan tanaman sawit. Kondisi tanah yang kering serta hembusan angin kencang mempercepat penyebaran api di area tersebut.

Dalam upaya pemadaman di Mandau, personel Polsek Mandau, Polsek Pinggir, dan Koramil 03 Mandau turut dibantu oleh dukungan satu unit helikopter water bombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk mempercepat proses pemadaman dari udara.

Kapolres memastikan bahwa berdasarkan pemantauan terakhir, api di kedua lokasi tersebut telah berhasil dikendalikan. "Sebagian besar telah padam. Petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala, terutama pada area yang masih mengeluarkan asap," pungkasnya.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |