4 Hari UTBK di Bandung Nihil Laporan Kecurangan

4 hours ago 5

Ujian Tulis Berbasis Komputer atau UTBK di Bandung dan sekitarnya dilaporkan berjalan aman dan lancar hingga empat hari pelaksanaan sejak Selasa 21 April 2026. “Sejauh ini tidak ada hal krusial yang terjadi, tidak ada temuan kecurangan juga,” kata Indra Ridwan, Ketua Pusat UTBK Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Jumat siang 24 April 2026. UTBK di kampus itu dan lokasi mitranya berlangsung hingga 30 April.

Panitia ikut melibatkan Kepolisian Sektor Bojongloa Kidul dan Kepolisian Sektor Lengkong untuk koordinasi keamanan dan ketertiban serta dengan PLN untuk menjamin pasokan listrik yang stabil selama ujian berlangsung. Pada UTBK kali ini menurut Ridwan pihaknya mewaspadai potensi kehadiran joki dan penggunaan alat komunikasi secara tersembunyi oleh peserta untuk mendapatkan jawaban soal dari pihak luar.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pengawasan peserta di Pusat UTBK ISBI Bandung dilakukan secara berlapis yaitu pemeriksaan awal di gerbang masuk, kemudian pemeriksaan di ruang transit, dan pemeriksaan terakhir sebelum memasuki ruang ujian. Total pendaftar UTBK berjumlah 8.247 orang. “Pemeriksaan dilakukan dengan cara body checking dan memakai detektor logam,” kata Ridwan.

Sementara menurut Kepala Kantor Komunikasi, Informasi, dan Pelayanan Publik UPI Vidi Sukmayadi, hingga sesi ke-7 dan 8 UTBK belum ada temuan kecurangan peserta. “Kami  menggunakan pengamanan dua lapis di awal masuk dengan metal detector dan sebelum memulai ujian,” ujarnya, Jumat 24 April 2026.

Selain itu para pengawas juga menurutnya aktif mengawasi pergerakan yang tidak wajar dari para peserta ujian. Sesuai standar prosedur operasional, pemeriksaan awal antara lain foto peserta, pemakaian handphone, sepatu, dan kemungkinan perangkat yang terintegrasi di kacamata, sabuk, atau alat bantu dengar.

Koordinator Pusat UTBK Universitas Padjadjaran (Unpad)  Inu Isnaeni Sidiq pun menyatakan tidak ada temuan kecurangan peserta sejauh ini.  Panitia sempat mencurigai seorang peserta karena fotonya di kartu identitas tidak mirip.

“Setelah ditelusuri ternyata sama dengan orangnya,” kata Inu. Selain itu ada seorang peserta yang datang tanpa membawa kartu identitas dan berpakaian kaos oblong. “Dia mengaku tidak niat ikut ujian, datang ke lokasi hanya untuk bukti ke orang tua,” ujarnya. Rata-rata jumlah peserta yang absen berkisar 20-30 orang per sesi ujian.

Laporan nihil kecurangan juga disampaikan Achmad Rochliadi, Koordinator Pelaksana Pusat UTBK Institut Teknologi Bandung (ITB) hingga tiga hari pelaksanaan. “Ujian berlangsung dengan lancar, tertib, dan kondusif,” kata dia dalam keterangannya, Kamis 23 April 2026. Menurutnya tidak ditemukan adanya praktik perjokian, penggunaan alat komunikasi terlarang, kamera tersembunyi, maupun bentuk pelanggaran lainnya.

Pemeriksaan yang dilakukan secara berlapis menggunakan metal detector sebelum peserta memasuki ruang ujian untuk memastikan tidak ada perangkat elektronik, kamera, maupun alat komunikasi yang dibawa masuk ke area ujian. Kemudian verifikasi data diri peserta untuk memastikan kesesuaian dengan kartu peserta, identitas diri, dan profil wajah.

Sanksi bagi peserta yang curang seperti diskualifikasi langsung yaitu diberhentikan dari ujian dan seluruh jawaban atau hasil tes yang telah dikerjakan akan dianggap tidak sah. 

Hukuman lain bisa pembatalan kelulusan oleh panitia pusat, masuk dalam daftar hitam, dan tuntutan hukum akibat tindak kriminal seperti perjokian, pencurian data atau soal, dan perusakan sistem yaitu tindakan peretasan atau sabotase perangkat ujian.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |