Ada Kritik Soal Program Ekonomi, Prabowo: Euweuh Pangaruhna

4 hours ago 1

PRESIDEN Prabowo Subianto menegaskan program penguatan ekonomi yang dijalankan pemerintahannya akan terus berjalan meski dihujani kritik. Kepala Negara menyampaikan ini dalam acara puncak peringatan Hari Koperasi Nasional, di kawasan Senayan, Jakarta, Ahad, 12 Juli 2026.

Ketika berpidato, Prabowo menyinggung kelompok yang disebutnya sebagai “orang-orang pintar”. Menurut dia, kelompok ini acapkali menjelek-jelekkan program pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian negara.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Kalau kita mau buat suatu program, aliran untuk memperkuat bangsa sendiri, kita diejek, kita dijelek-jelekkan, kita difitnah, kita dihajar. Tapi euweuh pangaruhna (tidak ada pengaruhnya). Saya katakan euweuh pangaruhna. Kita jalan terus," ucap Prabowo. 

Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan tak mempercayai neoliberalisme. Kata dia, dirinya sudah mewanti-wanti sejak awal bahwa paham kapitalisme neoliberal—sistem ekonomi global yang menekankan pasar bebas—tidak akan membawa kesejahteraan bagi rakyat. 

“Saya tidak percaya dengan teori-teori neolib. Katanya, ‘eh kita berpikir global, tidak ada perbatasan lagi’, ya, kan," tutur Prabowo. 

Prabowo mengatakan, dalam konsep ekonomi neoliberal, rakyat disalahkan atas kemiskinan mereka sendiri. Selain itu, paham ini juga disebutnya membiarkan kekayaan negara dikuasai oleh segelintir orang. 

“Pahamnya neolib, kalau kau miskin itu salah kamu. Paham neolib itu mengatakan, 'biarlah yang kaya hanya 1 persen. Kalau mereka kaya, nanti lama-lama kekayaannya akan menetes ke bawah, trickle down effect.’ Saya tanya. Kalian percaya enggak, akan menetes ke bawah?” ucap Prabowo. 

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengklaim paham tersebut sudah mulai ditinggalkan oleh pemimpin di negara-negara barat. “Amerika, Inggris, Eropa Barat, sudah meninggalkan. Hanya di kita… Saya enggak tahu ada orang-orang pintar yang entah terlalu pintar atau apa saya enggak mengerti,” tutur dia. 

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |