BPBD Lebak Larang Nelayan Dekati Radius 3 Km dari Gunung Anak Krakatau

5 hours ago 4
BPBD Lebak Larang Nelayan Dekati Radius 3 Km dari Gunung Anak Krakatau Foto udara perahu nelayan di Kabupaten Lebak.(Dok. Antara)

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengeluarkan peringatan keras bagi para nelayan untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Perairan Selat Sunda bagian utara. Larangan ini bertujuan untuk menghindari risiko terkena lontaran batu pijar akibat peningkatan aktivitas vulkanik atau erupsi gunung api tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, menjelaskan bahwa imbauan ini ditujukan khususnya bagi nelayan di pesisir selatan, mulai dari Pantai Binuangeun, Panggarangan, Bayah, hingga Cihara. Mereka diminta untuk tidak melaut ke arah utara Selat Sunda yang berdekatan dengan lokasi gunung.

“Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), nelayan direkomendasikan berada di luar radius tiga kilometer dari kawasan GAK,” ujar Sukanta di Lebak, Rabu (8/7/2026).

Status Siaga Level III

Saat ini, status Gunung Anak Krakatau telah dinaikkan menjadi Siaga (Level III) dari sebelumnya Waspada (Level II). Peningkatan status ini memicu kewaspadaan ekstra bagi seluruh pemangku kepentingan di wilayah pesisir Banten.

Selain nelayan, BPBD juga meminta masyarakat umum dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan. Meski demikian, Sukanta mengimbau warga pesisir pantai selatan Lebak agar tetap tenang dan tidak terjebak dalam kepanikan yang berlebihan.

BPBD meminta masyarakat untuk selalu mengonfirmasi informasi terkait letusan GAK kepada lembaga kompeten seperti PVMBG, BMKG, atau BPBD guna menghindari penyebaran berita bohong.

Kondisi Pesisir Banten

Hingga saat ini, laporan dari lapangan menunjukkan kondisi pantai selatan masih relatif aman. Aktivitas masyarakat di wilayah pesisir lain, seperti Labuan dan Carita di Kabupaten Pandeglang yang berjarak sekitar 42 kilometer dari GAK, terpantau masih berjalan normal.

Sejumlah warga di pesisir barat Banten mengaku tidak panik dengan fluktuasi aktivitas gunung tersebut. "Kami sudah terbiasa dengan aktivitas Anak Gunung Krakatau yang terjadi hampir setiap tahun," ungkap Agus, salah seorang warga Labuan.

BPBD Lebak memastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau guna menjamin keselamatan warga dan pelaku usaha perikanan di wilayah tersebut. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |