Foto Perdana Kamoʻoalewa Buka Peluang Ungkap Asal-usul Bulan

7 hours ago 6
Foto Perdana Kamoʻoalewa Buka Peluang Ungkap Asal-usul Bulan Ilustrasi(magnifik)

SELAMA bertahun-tahun, para astronom hanya bisa mengamati objek kecil yang dijuluki sebagai "bulan mini" Bumi dari kejauhan. Kini, untuk pertama kalinya, objek misterius tersebut berhasil dipotret dari jarak dekat oleh wahana antariksa Tianwen-2 milik Tiongkok. Capaian ini menjadi langkah penting dalam penelitian asteroid karena membuka peluang untuk mengungkap asal-usul salah satu benda langit paling unik di sekitar Bumi.

Objek yang dimaksud adalah Kamoʻoalewa, sebuah asteroid yang memiliki hubungan orbit sangat erat dengan Bumi. Meski sering disebut "bulan mini", sebenarnya benda langit ini bukan satelit alami seperti Bulan yang selama ini mengelilingi planet kita.

Kamoʻoalewa Bukan Bulan Kedua Bumi

Kamoʻoalewa termasuk dalam kategori quasi-satellite atau satelit semu. Artinya, asteroid tersebut mengorbit Matahari, bukan Bumi. Namun, lintasannya hampir sama dengan orbit Bumi sehingga dari sudut pandang planet ini, Kamoʻoalewa tampak terus berada di dekat Bumi selama bertahun-tahun.

Asteroid yang pertama kali ditemukan pada 2016 ini diperkirakan memiliki diameter sekitar 40 hingga 100 meter. Karena orbitnya yang stabil dan relatif dekat, para ilmuwan menganggapnya sebagai laboratorium alami untuk mempelajari sejarah awal tata surya.

Foto Perdana Ungkap Permukaan Asteroid

Foto terbaru yang dikirim Tianwen-2 memperlihatkan Kamoʻoalewa memiliki bentuk tidak beraturan dengan permukaan yang dipenuhi bebatuan. Gambar tersebut diambil ketika wahana berada sekitar 20 kilometer dari asteroid.

Misi ini tidak hanya bertujuan memotret objek tersebut. Tianwen-2 juga akan memetakan karakteristik permukaannya sebelum mencoba mendarat dan mengambil sampel batuan. Jika berhasil, sampel itu dijadwalkan kembali ke Bumi pada 2027 untuk dianalisis oleh para ilmuwan.

Petunjuk Baru Asal-usul Bulan

Keberhasilan misi ini dapat membantu menjawab salah satu pertanyaan besar dalam ilmu astronomi, yaitu apakah Kamoʻoalewa merupakan pecahan Bulan yang terlontar akibat tumbukan besar jutaan tahun lalu atau berasal dari kelompok asteroid lain di tata surya.

Analisis terhadap sampel yang dibawa pulang nantinya diharapkan mampu mengungkap komposisi mineral asteroid secara rinci. Informasi tersebut akan memberikan gambaran lebih jelas mengenai proses pembentukan Bulan, evolusi asteroid dekat Bumi, hingga sejarah awal tata surya.

Foto pertama Kamoʻoalewa menjadi tonggak penting dalam eksplorasi antariksa. Selain membuktikan kemampuan teknologi misi Tianwen-2, pencapaian ini juga membuka babak baru dalam upaya manusia memahami benda-benda kecil yang berada di lingkungan kosmik paling dekat dengan Bumi.

Sumber: Space

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |