Hujan Guyur Pidie Aceh, Petani Padi Mulai Lega di Tengah El Nino

6 hours ago 3
Hujan Guyur Pidie Aceh, Petani Padi Mulai Lega di Tengah El Nino Satu jam saja turun hujan, lahan sawah petani mulai ceria.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

PETANI di sebagian kawasan Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, mulai merasa lega. Dalam tiga hari terakhir, hujan dengan intensitas lebat mulai membasahi bumi dan lahan persawahan di wilayah setempat.

Meskipun curah hujan tersebut belum sampai menggenangi bagian bawah tanaman padi, kehadirannya setidaknya telah menurunkan suhu udara. Hawa dingin yang dibawa hujan membuat daun-daun padi kembali segar setelah sebelumnya terpapar cuaca panas ekstrem.

Beberapa lokasi yang mulai disirami air hujan di tengah fenomena cuaca El Nino ini meliputi Kecamatan Delima, Kecamatan Peukan Baro, Indra Jaya, dan Kecamatan Mutiara. Di Kecamatan Indrajaya dan Peukan Baro, hujan lebat dilaporkan turun selama sekitar satu jam pada sore atau malam hari dalam tiga hari terakhir.

"Sudah tiga hari hujan turun sekitar satu jam di waktu sore atau malam hari. Cuaca yang sebelumnya panas membakar bumi, kini sudah terasa dingin dan lega," tutur Zulkifli, warga Kemukiman Lampoi Saka, kepada Media Indonesia, Senin (20/7).

Kondisi ini membawa perubahan signifikan pada lingkungan sekitar. Setelah hujan turun, meski durasinya tidak lama, hawa di sekitar pepohonan menjadi sangat sejuk, memberikan dampak positif bagi pertumbuhan tanaman padi milik warga.

Selain itu, dalam tiga hari terakhir, pasokan air di sepanjang jalur irigasi setempat mulai membaik. Jika sebelumnya kawasan tersebut dipenuhi oleh mesin pompa air untuk menyedot sisa-sisa air, kini aliran irigasi sudah mulai terisi kembali secara alami. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |