DOKTER spesialis kebidanan dan kandungan di Bethsaida Hospital Gading Serpong Rudi Simanjuntak mengatakan tren kesadaran perempuan terhadap vaksin HPV meningkat saat ini meningkat. Walau begitu, masih banyak perempuan yang ragu karena merasa belum membutuhkan vaksin dan deteksi dini tersebut. Padahal, risiko infeksi HPV sering tidak disadari karena tidak selalu menimbulkan gejala.
“HPV bisa terpapar tanpa disadari selama bertahun-tahun, sehingga menunggu keluhan muncul bukan strategi yang tepat. Vaksinasi membantu melindungi dari tipe virus berisiko tinggi, sementara skrining seperti pap smear atau HPV DNA test bisa mendeteksi perubahan sel sejak tahap awal,” kata Rudi Simanjuntak pada 9 Mei 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Kesadaran perempuan Indonesia dalam mengambil langkah lebih awal untuk menjaga kesehatannya semakin meningkat, mulai dari vaksin HPV, pap smear, hingga medical check-up rutin. Masih ada yang bertanya “Tapi kalau merasa sehat, apakah deteksi dini masih penting?”
Menurut Rudi, di lapangan banyak kondisi kesehatan perempuan yang berkembang tanpa gejala pada tahap awal, termasuk kanker serviks yang berkaitan erat dengan infeksi Human Papillomavirus (HPV). Meskipun begitu, sebagian besar kasus kanker serviks sebenarnya bisa dicegah melalui langkah preventif.
“Sebagian besar kanker serviks disebabkan oleh infeksi HPV yang sebenarnya bisa dicegah dengan vaksinasi dan skrining rutin. Tantangannya adalah banyak perempuan datang sudah dalam kondisi lanjut karena sebelumnya tidak melakukan pemeriksaan,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.
Dalam konteks pencegahan, saat tidak ada keluhan itulah waktu terbaik untuk melakukan pencegahan. Deteksi dini tidak hanya berkaitan dengan kanker serviks, tetapi juga kesehatan perempuan secara menyeluruh, supaya berbagai kondisi bisa diidentifikasi lebih awal melalui pemeriksaan rutin, mulai dari gangguan hormonal, masalah reproduksi, hingga risiko penyakit kronis, sekaligus membantu menentukan langkah pencegahan yang tepat.
Sama seperti menjaga pola makan, olahraga, atau perawatan kulit, menjaga kesehatan reproduksi juga menjadi investasi jangka panjang. Semakin dini dilakukan, semakin besar manfaat yang bisa diperoleh.
Bagi yang masih ragu, langkah pertama bisa dimulai dengan konsultasi dokter untuk mengetahui kebutuhan vaksinasi dan skrining yang sesuai, tanpa harus menunggu usia tertentu atau munculnya keluhan. Bethsaida Hospital Gading Serpong dan Bethsaida Hospital Serang yang berada di bawah naungan Bethsaida Healthcare menawarkan layanan vaksin HPV serta paket medical check-up wanita yang dirancang untuk mendukung deteksi dini secara menyeluruh.
Harapannya dengan pemeriksaan terintegrasi dan konsultasi dokter perempuan bisa menentukan langkah preventif sesuai kondisi dan kebutuhannya. Deteksi dini bukan lagi sekadar pilihan tambahan, tetapi investasi kesehatan jangka panjang bagi perempuan. Vaksin HPV dan skrining rutin membantu mengurangi risiko di masa depan, sekaligus memberi rasa aman untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih percaya diri.




































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485282/original/038819000_1769501489-pikojerico-175__1_.jpg.jpeg)












