Penemuan Jasad Bayi dalam Tong Sampah di Sawangan Depok, Polisi Buru Pelaku

1 hour ago 1
Penemuan Jasad Bayi dalam Tong Sampah di Sawangan Depok, Polisi Buru Pelaku (MI/Kisar Rajagukguk)

KASUS penemuan jasad bayi baru lahir yang lengkap dengan tali pusar menggegerkan warga Kota Depok, Jawa Barat. Peristiwa tragis ini terjadi di depan satu ruko Jalan Raya Mochtar, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Selasa (11/8/2026) pagi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sosok bayi laki-laki tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan ari-ari terbungkus kain dan plastik di dalam tong sampah pada pukul 07.20 WIB. Aksi pembuangan bayi ini diduga merupakan hasil hubungan di luar nikah, proses kelahiran tanpa bantuan medis, atau motif rasa malu dari pihak orangtua.

"Bayi laki-laki baru lahir yang sudah meninggal dunia terbungkus kain dan plastik ditemukan di dalam tong sampah oleh pemulung," ujar Kasi Humas Polres Metro Depok, Ajun Komisaris Hendra Kurniawan, dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026) siang.

Hendra menjelaskan bahwa penemuan jasad ini bermula saat seorang pemulung tengah memilah sampah botol plastik. Saat membuka tong sampah, saksi melihat bungkusan plastik yang berlumuran darah.

"Ketika pemulung membuka tong sampah tersebut, melihat plastik berdarah. Ia pun mengangkat plastik tersebut. Ketika dibuka, terlihat mayat sosok bayi laki-laki yang sudah tidak bernapas dan dalam kondisi meninggal dunia," ucapnya.

Mengetahui hal tersebut, pemulung segera menghubungi pihak keamanan ruko. Satpam setempat kemudian melaporkan kejadian ini kepada Bhabinkamtibmas Aiptu Popy Satria, yang selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Bojongsari.

Petugas kepolisian yang tiba di tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sejumlah barang bukti di dekat jasad bayi, di antaranya kaus berwarna abu-abu, tas berwarna biru, serta plastik kemasan sabun cuci.

Hendra menyebutkan, bayi malang tersebut diperkirakan baru dilahirkan pada waktu subuh karena masih terdapat bercak darah segar di tubuhnya. "Bayi baru dilahirkan, tubuhnya umumnya masih basah oleh air ketuban, lendir, serta bercak darah segar dari proses persalinan," jelasnya.

Saat ini, pihak kepolisian tengah menghimpun keterangan dari sejumlah saksi. Sementara itu, jasad bayi telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawangan untuk keperluan visum, autopsi, maupun pemeriksaan medis lanjutan.

"Jajaran kami dari kepolisian terus menyelidiki pelaku atau orangtua yang tega membuang bayi tersebut. Kami mengintensifkan penyelidikan dan memburu pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatan tidak manusiawi tersebut di mata hukum," pungkas Hendra. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |