Polda Metro Selidiki Dua PRT Lompat, Satu Tewas

4 hours ago 5

DIREKTORAT Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangani kasus pekerja rumah tangga (PRT) yang melompat dari rumah majikannya. Dari dua PRT yang melompat, satu orang meninggal.

“Kami sedang menyelidiki dugaan tindak pidana dalam peristiwa ini,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Iman Imanuddin saat dikonfirmasi pada Sabtu, 25 April 2026.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu malam, 22 April 2026, antara pukul 23.00 hingga 00.00 WIB. Selain menewaskan satu korban, insiden tersebut juga menyebabkan satu PRT lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Ajun Komisaris Besar Roby Heri Saputra sebelumnya mengatakan warga sekitar lokasi kejadian semula mengira ada barang jatuh. “Kemudian dicek, ternyata dua orang itu,” ujar Roby saat dihubungi pada Kamis, 23 April 2026.

Setelah itu, saksi menelepon nomor darurat 119. Petugas lalu membawa kedua korban ke Rumah Sakit dr. Mintohardjo, Bendungan Hilir. Korban berinisial R mengalami patah tulang pada bagian tangan, sedangkan korban berinisial D meninggal.

Polres Metro Jakarta Pusat juga telah memeriksa sejumlah saksi di tempat kejadian perkara. Namun, polisi belum dapat memastikan alasan kedua PRT tersebut melompat dari bangunan kos. “Karena korban yang masih hidup masih dalam perawatan, jadi belum bisa kami minta keterangan,” ujar Roby.

Sementara itu, petugas membawa jenazah korban berinisial D ke Rumah Sakit dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk menjalani visum et repertum.

Pilihan Editor: Sejauh Mana UU PPRT Melindungi Pekerja Rumah Tangga

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |