Prabowo dan Gibran tak Duduk Berdampingan saat Sidang Kabinet Paripurna, Ini Kata Mensesneg

6 hours ago 10
Prabowo dan Gibran tak Duduk Berdampingan saat Sidang Kabinet Paripurna, Ini Kata Mensesneg Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, 20 Mei 2026.(Dok. Menpan)

MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan penjelasan terkait posisi duduk Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tidak berdampingan dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) di Istana Negara, Senin (20/7). Menurutnya, pengaturan tersebut murni didasari oleh kebutuhan teknis pelaksanaan sidang.

Prasetyo mengungkapkan bahwa dalam sidang tersebut, Presiden Prabowo perlu menyampaikan pemaparan komprehensif yang didukung oleh data-data serta penggunaan alat bantu visual.

"Karena beliau (Presiden Prabowo) ingin menjelaskan banyak sekali program, maka kalau saudara-saudara perhatikan, banyaknya program itu juga harus diikuti atau didukung dengan data-data. Karena itu, kemarin beliau menggunakan alat bantu berupa teleprompter. Itulah yang kemudian menjawab pertanyaan mengenai layout," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (21/7).

Ia menegaskan bahwa posisi Presiden yang berada di tengah dan Wapres yang berada di barisan lain bukan merupakan indikasi adanya masalah hubungan atau kesetaraan posisi. Prasetyo memastikan hubungan keduanya tetap solid dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Tidak ada (masalah kesetaraan). Kami pada posisi sekarang sedang kompak-kompaknya, sedang semua berusaha keras mencapai apa yang menjadi garis dari Bapak Presiden, menjadi garis dari program kerja dan prioritas nasional," tegasnya.

Evaluasi Semester Pertama Kabinet Merah Putih

Sidang Kabinet Paripurna tersebut merupakan agenda rutin pertengahan tahun untuk mengevaluasi kinerja semester pertama. Prasetyo mencatat bahwa sidang paripurna sebelumnya telah dilaksanakan pada 13 Maret 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo melakukan evaluasi terhadap capaian pemerintah selama kurang lebih 21 bulan masa kepemimpinan Kabinet Merah Putih. Selain memaparkan prestasi yang telah diraih, Presiden juga memberikan instruksi khusus terkait percepatan program di sisa tahun ini.

"Beliau menghendaki agar kita, di sisa semester kedua ini, melakukan percepatan terhadap program-program prioritas yang masih harus kita kebut pelaksanaannya," pungkas Prasetyo.

Sebagai informasi, pada SKP Senin (20/7), Presiden Prabowo tampak duduk sendiri di kursi depan menghadap jajaran kabinet. Sementara itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka duduk di barisan para Menteri Koordinator, tepatnya di sebelah Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Ant/H-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |