Sapu Bersih Laga Awal, Hull City Bungkam Kritikus di Liga Primer Inggris

8 hours ago 5
Sapu Bersih Laga Awal, Hull City Bungkam Kritikus di Liga Primer Inggris Hull City mencatatkan dua kemenangan beruntun usai menaklukkan Coventry City 1-0. Ollie McBurnie tanggapi nada miring soal timnya.(Instagram)

HULL City melanjutkan kejutan mereka pada awal musim Liga Primer Inggris. Setelah secara mengejutkan menumbangkan Manchester United pada laga pembuka, skuad berjuluk The Tigers itu kembali memetik kemenangan tipis 1-0 saat bertandang ke markas Coventry City di CBS Arena pada Sabtu.

Gol tunggal pemain pengganti Liam Millar pada menit ke-82 memastikan poin penuh bagi Hull City. Hasil ini membawa klub promosi tersebut bertengger di papan atas klasemen sementara. Cap sebagai tim terlemah pun langsung dipatahkan oleh striker Hull City, Ollie McBurnie.

"Mengatakan kami adalah tim terburuk dalam sejarah Liga Primer, ini bukan awal yang buruk dari para pemain," ujar McBurnie, menyindir balik para kritikus Hull.

Penyerang asal Skotlandia tersebut menegaskan keberadaan timnya di kasta tertinggi kompetisi sepak bola Inggris didapat dari hasil kerja keras.

"Kami tidak merasa harus membuktikan apa pun kepada siapa pun. Tidak ada yang memberi kami Liga Primer, kami semua telah memperjuangkannya," kata McBurnie. "Kami berada di sana berdasarkan kelayakan, kami pantas berada di sana, kami tidak punya apa pun untuk dibuktikan kepada siapa pun. Ini adalah permulaan yang luar biasa."

Di lapangan, kedalaman lini pertahanan Hull City tampil solid. Bek Semi Ajayi mendominasi lini belakang untuk meredam serangan tuan rumah. Kehadiran Nobel Mendy dan Lucas Gourna-Douath turut memperkuat struktur permainan tim.

Meski Coventry mendominasi penguasaan bola hingga mendekati 70%, mereka gagal menembus barisan pertahanan lawan. McBurnie menilai situasi tersebut memang menguntungkan timnya.

"Semakin lama pertandingan bertahan 0-0, tekanan semakin besar pada mereka untuk memenangkan pertandingan. Hasil imbang bukan hasil yang buruk bagi kami," tambah McBurnie.

Tekanan Mulai Membayangi Coventry

Di kubu tuan rumah, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Setelah absen selama 25 tahun dari Liga Primer, Coventry City kini menelan dua kekalahan beruntun pada awal musim. Skuad asuhan Frank Lampard itu sebelumnya tumbang 0-3 dari Arsenal di laga perdana.

Lampard tidak menutup mata terhadap kegugupan yang melanda anak asuhnya sepanjang pertandingan.

"Musim ini selalu akan sangat berbeda dari musim lalu, tetapi saya merasakan sedikit ketegangan, kualitas umpan yang ada, serta bermain aman daripada bermain ke depan," ujar Lampard. "Mungkin itu adalah rasa cemas."

Mantan manajer Chelsea tersebut meminta timnya untuk tidak menjadikan hal itu sebagai alasan dan segera bangkit.

"Saya tidak suka alasan untuk itu. Minggu lalu hal itu valid karena level lawan, momen acara, 25 tahun absen, dan banyak pemain yang menjalani debut. Kami tidak boleh menggunakannya sebagai alasan hari ini," tegas Lampard.

"Pelajaran yang bisa dipetik adalah jangan pernah berharap apa pun di Liga Primer. Itu tergantung seberapa besar Anda menginginkannya (menjadi pukulan mental). Masih ada 36 pertandingan tersisa, kami baru menjalani dua pertandingan. Ini tergantung bagaimana Anda ingin bereaksi terhadap kekalahan," pungkasnya. (BBC/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |