Shin Tae-yong Disanksi KFA, Manajemen Persija Jakarta Pilih Menunggu Perkembangan

6 hours ago 3
Shin Tae-yong Disanksi KFA, Manajemen Persija Jakarta Pilih Menunggu Perkembangan Persija Jakarta menghormati sanksi KFA terhadap Shin Tae-yong dan masih memantau perkembangan.(Dok. Persija Jakarta)

PERSIJA Jakarta secara resmi menyatakan sikap menghormati keputusan Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang menjatuhkan sanksi kepada pelatih kepala mereka, Shin Tae-yong. Manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut memilih untuk memantau perkembangan lebih lanjut sebelum mengambil langkah atau keputusan resmi.

Melalui pernyataan resmi pada Jumat (24/7), Persija menegaskan komitmennya untuk mempelajari seluruh aspek hukum dan etika yang berkaitan dengan kasus tersebut. Klub ibu kota ini juga terus menjalin komunikasi intensif dengan pihak-pihak terkait guna memastikan langkah yang diambil tepat bagi masa depan tim.

"Persija menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh Korea Football Association (KFA) terkait situasi yang berkembang saat ini," tulis pernyataan resmi klub. Manajemen menambahkan bahwa mereka akan mempelajari berbagai aspek sebelum menentukan sikap final.

Sanksi berat yang diterima Shin Tae-yong merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Pusat Etika Olahraga di bawah Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan. Pada Mei lalu, lembaga tersebut menetapkan adanya pelanggaran berat yang dilakukan oleh mantan pelatih Ulsan HD tersebut, yang kemudian disidangkan oleh Komite Keadilan KFA.

Berdasarkan regulasi internal KFA, sanksi berat dapat mencakup skorsing keanggotaan hingga maksimal 10 tahun, larangan beraktivitas di dunia sepak bola, hingga hukuman seumur hidup. Meskipun hukuman ini berlaku di kompetisi domestik Korea Selatan, status Shin Tae-yong yang baru menandatangani kontrak tiga tahun dengan Persija pada Juni lalu menjadi sorotan.

Menanggapi situasi ini, Shin Tae-yong mengungkapkan rasa kecewanya dan merasa diperlakukan tidak adil. Namun, pelatih berusia 55 tahun tersebut memilih untuk menahan diri demi menjaga atmosfer sepak bola dan melindungi para pemainnya.

"Ada banyak hal yang tidak adil dan saya ingin mengungkap kebenarannya. Namun, jika saya maju, murid-murid saya bisa terluka. Saya mencoba menahannya sendiri," ujar Shin Tae-yong sebagaimana dikutip dari Channel A.

Hingga saat ini, Shin Tae-yong mengaku masih mempertimbangkan matang-matang apakah akan mengajukan banding terhadap sanksi tersebut atau tidak. Sementara itu, Persija Jakarta tetap menunggu hasil kajian internal dan perkembangan komunikasi diplomatik olahraga sebelum memberikan pengumuman lanjutan. (Z-10)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |