Kepala Perwakilan BI Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat (memegang mic) menjelaskan pertunbuhan transaksi QRIS di Solo Raya.(MI/Widjajadi)
NOMINAL transaksi menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Solo Raya mencapai Rp11,62 triliun hingga akhir Juni 2026. Nilai tersebut tumbuh 113,9% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy), seiring meningkatnya penggunaan pembayaran digital di masyarakat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo, Dwiyanto Cahyo Sumirat, mengatakan volume transaksi QRIS juga mengalami lonjakan signifikan menjadi 139.342.162 transaksi atau tumbuh 168,4% (yoy). Sementara jumlah merchant QRIS di wilayah Solo Raya tercatat sebanyak 932.494.
Menurut Dwiyanto, transaksi QRIS di Solo Raya masih didominasi merchant di Kota Solo. Pangsa merchant dan transaksi dari Kota Solo mencapai 38,1% dari total transaksi di enam kabupaten dan satu kota di wilayah Solo Raya.
Di tengah pertumbuhan tersebut, BI Solo mengingatkan para pelaku usaha agar tetap mengaktifkan akun QRIS yang dimiliki. Pasalnya, sejumlah perbankan berencana menutup akun QRIS yang tidak aktif digunakan dalam jangka waktu tertentu.
"Kemungkinan jumlah merchant QRIS akan berkurang karena ada perbankan yang akan memblokir akun QRIS yang tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu," kata Dwiyanto Cahyo Sumirat, yang akrab disapa Anto, dalam forum Srambi (Srawung Media Bersama Bank Indonesia) di Solo, akhir pekan ini.
Ia mengaku belum mengetahui jumlah akun QRIS yang akan dinonaktifkan. Namun, BI mengimbau seluruh merchant untuk rutin menggunakan akun QRIS agar tidak terkena kebijakan penutupan dari bank penyelenggara.
"Kami mengimbau para merchant QRIS untuk terus mengaktifkan akun yang dimiliki agar tidak ditutup oleh perbankan," ujarnya.
BI Solo menilai pertumbuhan nilai maupun volume transaksi QRIS mencerminkan semakin luasnya adopsi sistem pembayaran digital di Solo Raya. Karena itu, keberlangsungan penggunaan akun QRIS oleh merchant dinilai penting untuk menjaga ekosistem transaksi nontunai tetap tumbuh di wilayah tersebut. (E-2)

















































