USK Lepas 2.124 Mahasiswa KKN ke Pidie Jaya dan Bireuen

5 hours ago 3
USK Lepas 2.124 Mahasiswa KKN ke Pidie Jaya dan Bireuen (MI/Amir MR)

UNIVERSITAS Syiah Kuala (USK) secara resmi menerjunkan 2.124 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Periode XXIX dan KKN Tematik Literasi Tahun 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata dalam membantu pemulihan warga penyintas bencana di wilayah Aceh.

Pelepasan ribuan mahasiswa tersebut berlangsung di Halaman Kantor Pusat Administrasi (KPA) Biro Rektorat USK, Banda Aceh, Senin (6/7). Rektor USK, Mirza Tabrani, menegaskan bahwa KKN merupakan instrumen vital dalam proses pembelajaran mahasiswa untuk memahami realitas sosial secara langsung.

"KKN adalah ruang belajar yang sesungguhnya. Di kampus mahasiswa belajar teori, sedangkan di tengah masyarakat mereka belajar memahami realitas, tantangan, sekaligus mengasah kepedulian dan kemampuan berkolaborasi," ujar Mirza.

Tiga Pesan Rektor untuk Mahasiswa

Dalam arahannya, Rektor menitipkan tiga pesan utama bagi para peserta. Pertama, mahasiswa wajib menjaga nama baik almamater dengan menunjukkan integritas dan akhlak mulia. Kedua, mahasiswa diminta bekerja dengan hati dan mengedepankan kolaborasi untuk menciptakan program yang relevan bagi warga.

Ketiga, Mirza menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan keselamatan. "Saya berharap seluruh peserta KKN kembali ke kampus dalam keadaan sehat. Setelah KKN, lanjutkan perkuliahan hingga selesai sebagai bentuk tanggung jawab kepada orangtua," tambahnya.

Fokus pada Pemulihan Pascabencana

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) USK, Taufiq C. Dawood, menjelaskan bahwa KKN kali ini mengusung tema Penguatan Capacity Development Kebencanaan melalui KKN di Wilayah Pasca Bencana. Tema ini dipilih untuk memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana di masa depan.

Sebanyak 2.124 mahasiswa tersebut akan disebar di empat kabupaten, yakni:

  • Aceh Besar
  • Pidie
  • Pidie Jaya
  • Bireuen

Dari total peserta, sekitar 1.300 mahasiswa KKN Reguler difokuskan ke Kabupaten Pidie Jaya dan Bireuen, wilayah yang terdampak banjir pada dua pekan lalu. Sementara itu, KKN Tematik Literasi dilaksanakan melalui kerja sama dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia untuk meningkatkan budaya baca masyarakat.

"Kehadiran mahasiswa harus memberikan manfaat nyata. Dampingi warga, berikan solusi sesuai kebutuhan, dan tinggalkan kesan baik setelah program berakhir," pungkas Taufiq. (I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |