Airlangga Ungkap Strategi Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2027

6 hours ago 3
Airlangga Ungkap Strategi Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2027 Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.(MI/Insi N J)

MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menyiapkan strategi transformasi ekonomi sebagai mesin pertumbuhan pada 2027. Strategi tersebut diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat daya saing nasional.

Airlangga menjelaskan, transformasi ekonomi akan bertumpu pada pengembangan sektor-sektor bernilai tambah tinggi. Digitalisasi, semikonduktor, dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi bagian penting dari strategi tersebut.

"Sektor bernilai tinggi seperti digitalisasi, semikonduktor, dan AI," ujarnya Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Jumat (14/8).

Selain sektor teknologi, pemerintah akan memperkuat sektor yang dinilai memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai tekanan global. Pertanian dan energi menjadi sektor strategis yang akan direvitalisasi untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Pemerintah juga mendorong pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis. Kehadiran bursa tersebut diharapkan membuat Indonesia memiliki harga acuan atau reference price sendiri untuk komoditas mineral strategis. "Indonesia mempunyai harga sendiri sebagai reference price," tegasnya.

Di sisi investasi dan ekspor, pemerintah akan meningkatkan daya saing melalui deregulasi. Langkah ini ditujukan untuk mengurangi hambatan usaha sekaligus menciptakan iklim investasi yang lebih menarik bagi pelaku usaha.

Strategi berikutnya adalah mengatasi berbagai bottlenecking atau hambatan yang masih mengganggu aktivitas ekonomi. Pemerintah juga akan mengoptimalkan perjanjian internasional untuk memperluas akses pasar dan memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global.

Pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia atau Indonesia Financial Center juga menjadi bagian dari strategi transformasi. Pusat finansial tersebut diharapkan memperkuat peran Indonesia sebagai pusat investasi dan layanan keuangan berstandar internasional. "Peningkatan daya saing investasi dan ekspor melalui deregulasi," katanya.

Untuk menopang seluruh agenda tersebut, pemerintah akan menjalankan bauran kebijakan makro yang mencakup kebijakan fiskal, moneter, stabilitas, serta investasi. Kebijakan tersebut juga akan melibatkan optimalisasi peran Danantara dan sektor swasta.

Airlangga menyebut terdapat empat prasyarat utama agar strategi transformasi ekonomi dapat berjalan optimal. Keempatnya adalah iklim investasi yang atraktif, kepastian regulasi, stabilitas makroekonomi, serta APBN yang prudent dan berkelanjutan. "Empat prasyarat utama adalah iklim investasi yang atraktif, kepastian regulasi, stabilitas makro, dan APBN yang prudent," ucapnya.

Di sisi perlindungan masyarakat, pemerintah tetap melanjutkan program perlindungan sosial dengan anggaran Rp549,9 triliun. Anggaran tersebut mencakup PKH, Sembako, iuran jaminan kesehatan, penanganan bencana, subsidi bahan bakar minyak (BBM), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan subsidi kredit usaha rakyat (KUR).

Dari sisi sasaran makro, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 6% pada 2027 dengan inflasi dijaga di level 2,5%. Sasaran pembangunan juga mencakup penurunan tingkat kemiskinan menjadi 6,5% dan tingkat pengangguran terbuka di kisaran 4,3%-4,87%. "Pertumbuhan ekonomi di 6 persen, kemudian laju inflasi di 2,5%," katanya.

Untuk mendukung target tersebut, pendapatan negara pada 2027 dianggarkan sebesar Rp3.246 triliun. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp4.097,2 triliun dengan defisit anggaran dijaga sebesar 2,4% terhadap PDB atau sekitar Rp671,2 triliun.

Dengan kombinasi transformasi sektor bernilai tinggi, revitalisasi sektor strategis, deregulasi, penguatan investasi dan ekspor, serta kebijakan makro yang terjaga, pemerintah berharap mesin pertumbuhan baru dapat bekerja lebih kuat pada 2027. (Ins/P-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |