KOMUNITAS Memasak Natural Cooking Club (NCC) bercerita bagaimana para anggota menjadikan dapur sebagai ruang belajar, berkarya, mengasah kreativitas sekaligus menopang ekonomi keluarga. Ketua NCC Fatimah mengatakan komunitas yang dipimpinnya itu mayoritas beranggotakan perempuan berumur 20 hingga 50 tahun.
Sebagian besar adalah ibu rumah tangga yang sedang menjalankan usaha makanan dari rumah. "Anggotanya kebanyakan ibu-ibu yang memiliki usaha makanan, usaha makanan ataupun kue-kue yang dikerjakan oleh ibu-ibu," ujar Fatimah pada acara mendadak, duel masak bersama Aldi Taher dan Chef Hideki di Rumah Indofood Pekan Raya Jakarta, 17 Juni 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Bagi Fatimah, keterampilan memasak bukanlah faktor utama yang menentukan keberhasilan seseorang di bidang kuliner. Menurutnya, kemauan untuk belajar jauh lebih penting daripada ketekunan yang dimiliki. "Yang penting itu setiap member mau belajar, setelah itu mau mencoba dan mengerjakan. Nah, kalau sudah dikerjakan, biasanya dia pasti bisa. Dari sana akan dikembangkan terus-menerus."
Hal itu menjadi fondasi dari komunitasnya yang selama bertahun-tahun aktif menggelar kegiatan kuliner, dari kegiatan itu tidak hanya memasak aja tetapi saling berbagi masakan kepada anggota lain, hingga menerbitkan buku resep masakan dengan tujuan meningkatkan keahlian memasak kepada anggota dan dan orang lain. Buku resep masakan itu dibagikan melalui media sosial. Tidak hanya itu, NCC juga membagikan berbagai resep secara gratis bagi masyarakat yang ingin belajar.
Kenaikan Harga Bahan Baku Jadi Tantangan Utama
Namun, tantangan terbesar yang kini dihadapi para pelaku kuliner seperti usaha kuliner rumahan bukan lagi soal teknik memasak. Kenaikan harga dolar dan bahan bakar minyak juga mempengaruhi harga bahan baku yang menjadi persoalan utama yang terus menghantui. Fatimah mengaku terkejut melihat lonjakan harga bahan baku yang mempengaruhi biaya produksi.
"Yang tadinya saya pikir harga butter per kaleng Rp 300 ribu, tiba-tiba sudah Rp 500 ribu lebih. Ini beneran saya kaget, belum lagi harga telur dan bahan lainnya," ucap Fatimah.
Kondisi ini membuat para pelaku usaha rumahan kesulitan. Fatimah mengatakan kondisi itu tidak membuatnya menurunkan kualitas produk. Ia lebih memilih untuk menaikkan harga produk walau berisiko ditinggalkan pelanggan.
"Kalau misalkan kami turunkan kualitas makanan yang kami buat, itu juga jadi hal yang tidak bagus ke depannya, terpaksa kami harus menaikkan harga juga, dan mengikuti kenaikan harga bahan baku," kata Fatimah.
Dukungan Komunitas Menjadi Penyemangat
Semangat untuk terus berkarya dalam memasak juga dirasakan oleh Angle, salah satu anggota NCC yang sempat ikut memasak bersama Chef Hideki dan Aldi Taher. Angle mengaku baru mulai belajar masak di usai 32 tahun. Ia pernah mengalami kegagalan dan sempat frustrasi saat memasak, tetapi dukungan komunitasnya membuatnya terus mencoba.
"Ketika pertama kali belajar, seperti saya, saya itu baru belajar pada usia 32 tahun. Begitu mulai memasak, masakan saya hangus, dan itu lumayan frustrasi, tetapi kalau mau memang ingin terus belajar di kuliner, harus terus coba, terus coba lagi," kata Angle.
Solidaritas untuk Menjaga Ekonomi Keluarga
Menurutnya, bergabung dengan komunitas memasak, bisa meningkatkan keahlian memasak juga menambah jaringan pertemanan yang saling mendukung. Salah satu contohnya bisa dengan memberikan solusi dan semangat bila melihat teman merasa gagal dalam memasak.
Di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan banyak keluarga, NCC berupaya menjaga solidaritas antaranggota. Fatimah mendorong para anggota untuk saling mendukung usaha satu sama lain dengan membeli produk sesama anggota. Langkah sederhana itu diyakininya dapat membantu roda ekonomi keluarga tetap berputar.






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5414491/original/012054700_1763287155-530668458_18471777553074306_380593477510268437_n__1_.jpg)













:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/6007179/original/011565500_1778899711-20260512BL_Portrait_John_Herdman_24.jpg)



