Bukukan Pendapatan Premi Rp12,2 Triliun pada Semester I 2026 dengan Kebutuhan Nasabah

38 minutes ago 1
Bukukan Pendapatan Premi Rp12,2 Triliun pada Semester I 2026 dengan Kebutuhan Nasabah Prudential Indonesia mencatat total pendapatan premi Rp12,2 triliun pada semester I 2026.(Dok.Prudential Indonesia)

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mencatat total pendapatan premi Rp12,2 triliun pada semester I 2026, tumbuh 25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp9,7 triliun.

Pertumbuhan tersebut ditopang meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap produk perlindungan di tengah dinamika ekonomi dan meningkatnya biaya layanan kesehatan.

Selain pendapatan premi, Prudential Indonesia membukukan laba setelah pajak Rp800 miliar dan total aset Rp58,9 triliun. Perusahaan juga mencatat rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) sebesar 580%.

Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan kepercayaan nasabah sekaligus kekuatan fundamental bisnis perusahaan.

“Pencapaian Prudential Indonesia pada semester pertama 2026 mencerminkan kepercayaan Nasabah sekaligus kekuatan fundamental bisnis kami,” ujar Adit.

Menurut dia, perusahaan tetap berfokus menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah diakses di tengah meningkatnya biaya layanan kesehatan serta dinamika industri asuransi.

Prudential Indonesia juga membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp8,9 triliun sepanjang semester I 2026. Nilai tersebut meningkat 26% dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan diberikan kepada lebih dari 149.000 nasabah.

Dari jumlah tersebut, pembayaran klaim medis mencapai Rp3,3 triliun atau meningkat 15% dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi kanal distribusi, bisnis bancassurance mencatat pertumbuhan signifikan dengan kontribusi pendapatan premi Rp4,4 triliun. Nilai tersebut meningkat 155% dibandingkan semester I 2025 yang mencapai Rp1,7 triliun dan menjadi rekor kinerja semester pertama perusahaan pada kanal tersebut.

Sementara pada kanal keagenan, laba bisnis baru per agen aktif meningkat 5% disertai penguatan margin. Perusahaan juga menyiapkan peluncuran sejumlah produk baru pada kuartal III 2026 serta pengembangan program PRUVenture untuk meningkatkan produktivitas agen.

Adit mengatakan penguatan bisnis akan diikuti investasi pada inovasi produk, kualitas layanan, dan pengalaman nasabah.

“Kami tetap fokus untuk menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah diakses, serta terus berinvestasi dalam inovasi produk, kualitas layanan, dan pengalaman Nasabah untuk memberikan nilai jangka panjang bagi keluarga Indonesia serta mendukung pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan,” katanya.

Prudential Indonesia juga mengembangkan sejumlah produk untuk menyesuaikan kebutuhan nasabah. Di antaranya PRUTreasure Dollar dan PRUFortune Dollar yang menawarkan solusi perencanaan keuangan berbasis dolar Amerika Serikat untuk kebutuhan jangka menengah hingga panjang.

Selain itu, perusahaan menghadirkan Asuransi Jiwa PRUMapan yang ditujukan untuk perencanaan keuangan jangka panjang, serta PRULady yang memberikan perlindungan terhadap risiko kanker payudara.

“Seiring dengan kebutuhan Nasabah yang terus berkembang, Prudential Indonesia tetap fokus dalam membantu keluarga Indonesia melindungi hal-hal yang paling berarti bagi mereka melalui solusi yang relevan, layanan yang mudah dan nyaman diakses, serta pengalaman berbasis teknologi yang sederhana dan seamless,” tandas Adit. (Ant/E-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |