Fajar/Fikri Lolos Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026

5 hours ago 3
Fajar/Fikri Lolos Perempat Final Kejuaraan Dunia BWF 2026 Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri(Doc PBSI)

GANDA putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke perempat final Kejuaraan Dunia BWF 2026 setelah mengalahkan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju dalam pertandingan tiga gim, 21-15, 14-21, 21-12, Kamis (20/8).

Fajar/Fikri sempat kehilangan gim kedua setelah memenangi gim pembuka. Namun, unggulan kedua tersebut mampu bangkit dan tampil agresif pada gim penentuan untuk memastikan kemenangan di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi.

"Alhamdulillah bersyukur diberikan kelancaran di pertandingan hari ini, dengan kemenangan juga. Kami tidak mudah melawan pasangan Korea hari ini, mereka bermain cukup solid, cukup baik, apalagi di start awal," kata Fajar.

Fajar mengatakan lawan memulai pertandingan dengan baik pada gim pertama dan kedua. Ia dan Fikri mampu membalikkan keadaan pada gim pertama, tetapi gagal melakukan hal serupa pada gim kedua karena kondisi lapangan.

"Start awal gim pertama dan kedua mereka sangat baik tapi untungnya di gim pertama kami bisa membalikan keadaan setelah tertinggal. Berbeda dengan gim kedua, kami tidak bisa membalikan keadaan karena memang kondisi lapangan yang kalah angin," ujarnya.

Memasuki gim ketiga, Fajar/Fikri tidak ingin kembali tertinggal sejak awal. Mereka langsung bermain agresif hingga akhirnya merebut gim penentuan.

"Gim ketiga akhirnya kami tidak mau kalah start lagi, kami langsung bermain dengan sangat agresif," kata Fajar.

Meski menang, Fajar mengaku belum tampil maksimal. Ia berharap dapat bermain lebih baik pada pertandingan berikutnya dan akan memaksimalkan pemulihan.

"Walau menang tapi tadi saya bermain kurang baik. Semoga besok bisa menampilkan yang jauh lebih baik dengan kondisi yang baik juga. Kami akan maksimalkan recovery," tuturnya.

Sementara itu, Fikri menilai pasangan Korea tampil berbeda dibandingkan pertemuan terakhir. Kang/Ki disebut bermain lebih aman, rapi, dan memiliki tenaga yang lebih memaksa.

"Pasangan Korea dibandingkan pertemuan terakhir ada perbedaan, mereka lebih safe, lebih rapi dan tenaganya juga lebih memaksa sementara dari kami berdua memang kurang siap," ujar Fikri.

Fikri mengakui Fajar/Fikri mengawali pertandingan dengan buruk, terutama pada gim kedua. Adaptasi terhadap kondisi lapangan juga dinilai belum cukup cepat.

"Startnya sangat buruk, terutama di gim kedua. Adaptasi kami kurang cepat karena di lapangan tiga ternyata menang-kalah anginnya lebih terasa," kata Fikri. (Ndf)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |