Petenis Amerika Serikat Ben Shelton.(Xinhua)
UNGGULAN kedua Ben Shelton harus berjuang ekstra keras untuk mengamankan tiket ke babak kedua Washington Terbuka 2026. Bertanding di Washington pada Selasa (28/7) waktu setempat, petenis kidal asal Amerika Serikat itu menundukkan kompatriotnya, Martin Damm, melalui pertarungan tiga set 6-4, 4-6, dan 6-4.
Laga perdana Shelton di lapangan keras musim ini tidak berjalan mulus akibat gangguan cuaca. Petenis peringkat delapan dunia itu sempat memimpin 6-4 dan 4-3 sebelum hujan deras memaksa pertandingan dihentikan selama lebih dari dua jam. Setelah jeda, Damm yang datang dari babak kualifikasi berhasil bangkit dan mencuri set kedua.
Namun, Shelton menunjukkan kematangan mental di set penentuan. Ia memastikan kemenangan setelah mematahkan servis Damm pada gim ke-10 melalui voli backhand menyilang yang menutup laga dalam durasi 2 jam 9 menit. "Saya senang bisa tetap stabil secara mental dan cukup tangguh untuk melewati pertandingan itu," ujar Shelton usai laga.
Di babak berikutnya, Shelton dijadwalkan bertemu dengan petenis Prancis, Ugo Humbert, untuk memperebutkan satu tempat di babak perempat final.
Kejutan Alexandra Eala dan Debut Manis Cruz Hewitt
Tren positif juga ditunjukkan oleh petenis muda Filipina, Alexandra Eala. Setelah tampil impresif di Wimbledon, Eala melanjutkan momentumnya dengan menumbangkan petenis Tiongkok, Zheng Qinwen. Meski sempat kehilangan set pertama, Eala bangkit dan menang dengan skor akhir 4-6, 6-4, dan 6-1 dalam waktu 2 jam 26 menit.
Kemenangan ini mengantarkan Eala menghadapi tantangan berat di babak selanjutnya, yakni melawan juara bertahan sekaligus unggulan ketujuh asal Kanada, Leylah Fernandez.
Selain Eala, sorotan tertuju pada Cruz Hewitt. Putra dari mantan petenis nomor satu dunia Lleyton Hewitt itu mencatatkan kemenangan perdana di ATP Tour pada usia 17 tahun. Melakoni debut di undian utama, Hewitt mengalahkan Marcos Giron dengan skor 6-3, 6-4 hanya dalam waktu 74 menit.
"Ini momen yang sangat spesial. Melihat ayah saya bermain di turnamen ini dan bisa meraih kemenangan pertama saya di level tur terasa sangat luar biasa," ungkap Hewitt.
Keterpurukan Venus Williams Berlanjut
Nasib berbeda dialami petenis veteran Venus Williams. Pemilik tujuh gelar Grand Slam tunggal itu harus angkat koper lebih awal setelah kalah dari petenis Austria, Anastasia Potapova, dengan skor kembar 3-6, 3-6.
Hasil minor ini memperpanjang catatan buruk Williams yang kini telah menelan 12 kekalahan beruntun. Petenis berusia 46 tahun tersebut tercatat belum pernah lagi memenangi pertandingan di level WTA sejak mengalahkan Peyton Stearns di turnamen yang sama tahun lalu. (AFP/Ndf/I-1)


















































