Houthi Sebut Saudi Sebarkan Informasi Palsu terkait Keamanan Mekkah

2 hours ago 1
Houthi Sebut Saudi Sebarkan Informasi Palsu terkait Keamanan Mekkah Jemaah Muslim melakukan tawaf di Ka'bah sebelum meninggalkan kota suci Mekkah, Arab Saudi, pada 30 Mei 2026.(Ali Atmaca/Anadolu Agency)

KELOMPOK bersenjata Houthi yang didukung Iran membantah mengancam Mekkah dan sejumlah tempat suci di Arab Saudi dari wilayah Yaman. Bantahan itu muncul setelah otoritas Saudi mengeluarkan peringatan ancaman di sejumlah kota.

Sumber militer Houthi menyebut tidak ada ancaman dari Yaman yang menyasar Mekkah maupun tempat-tempat suci lainnya. Pernyataan itu dikutip kantor berita Saba yang dikelola Houthi, Rabu (16/9).

Sumber tersebut menuding Saudi menyebarkan informasi palsu untuk membangun citra bahwa Yaman mengancam Mekkah. Houthi juga menyebut tudingan itu sebagai upaya mendiskreditkan kelompok mereka dan membangun simpati di dunia muslim.

Houthi menilai langkah tersebut merupakan taktik lama Saudi.

Bantahan itu disampaikan beberapa saat setelah Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan mengenai adanya ancaman di Khamis Mushait, Abha, Taif, Mekkah, dan Jeddah pada Rabu.

Pertahanan Sipil kemudian menyatakan ancaman telah berlalu di seluruh wilayah tersebut.

Otoritas Saudi meminta warga tetap mengikuti instruksi keselamatan, menghindari kerumunan dan tidak merekam situasi yang terjadi. Warga juga diminta menghubungi layanan darurat 911 jika diperlukan.

Pernyataan Houthi tidak menjelaskan jenis ancaman yang dimaksud otoritas Saudi maupun sumber ancaman tersebut.

Houthi dan Arab Saudi memiliki sejarah konflik panjang dalam perang Yaman. Kelompok yang didukung Iran itu menguasai sebagian besar wilayah Yaman, termasuk Ibu Kota Sanaa.

Saudi memimpin koalisi militer yang melakukan intervensi di Yaman sejak 2015 untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional.

Dalam perkembangan terbaru, ketegangan kembali meningkat setelah Houthi memperluas operasi militernya di pesisir barat Yaman. Pergerakan tersebut mengarah ke kawasan Selat Bab al-Mandab, jalur penting bagi pelayaran internasional. (Middle East Monitor/B-3)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |