Israel Bantah Minta Maaf ke AS soal Rahasia Operasional Serangan Iran

2 weeks ago 5
Israel Bantah Minta Maaf ke AS soal Rahasia Operasional Serangan Iran Israel Katz.(Al Jazeera)

SEORANG pejabat militer Israel membantah keras laporan media Arab Saudi, Al-Hadath, yang mengeklaim ada ketegangan diplomatik-militer antara Israel dan Amerika Serikat (AS). Laporan tersebut sebelumnya menyebutkan bahwa Panglima Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Letnan Jenderal Eyal Zamir, terpaksa meminta maaf kepada mitranya di militer AS.

Isu ini mencuat setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyebutkan bahwa pesawat tempur AS lepas landas dari wilayah Israel untuk melakukan serangan ke Iran. Pernyataan Katz tersebut dinilai oleh beberapa pihak membocorkan rahasia operasional yang sensitif.

Bantahan Resmi Militer Israel

Pejabat militer Israel menegaskan bahwa informasi mengenai percakapan permintaan maaf antara Panglima IDF dan Komandan Komando Pusat AS (Centcom) adalah tidak benar. Menurut sumber tersebut, Letnan Jenderal Eyal Zamir bahkan belum menjalin komunikasi dengan Laksamana Brad Cooper dari pihak AS sejak pernyataan Katz dilontarkan pada hari sebelumnya.

"Laporan mengenai percakapan antara Kepala Staf dan Komandan Centcom tidak benar," ujar pejabat tersebut, sekaligus menepis klaim bahwa hubungan militer kedua negara sedang terganggu akibat insiden ini.

Pernyataan Kontroversial Israel Katz

Sebelumnya, dalam wawancara dengan saluran berita sayap kanan, Channel 14, Menhan Israel Katz menyatakan bahwa pihak Iran sebenarnya sudah mengetahui aktivitas militer AS di Israel.

"Mereka (Iran) tahu bahwa pesawat-pesawat Amerika lepas landas dari sini dan pesawat pengisi bahan bakar lepas landas dari sini untuk melakukan serangan," kata Katz dalam wawancara tersebut.

Laporan dari Al-Hadath, yang mengutip sumber militer anonim, mengeklaim bahwa pihak Centcom merasa sangat marah atas pernyataan tersebut karena dianggap mengekspose detail operasional yang seharusnya dirahasiakan.

Media tersebut juga melaporkan bahwa Israel sempat menaikkan tingkat kewaspadaan setelah pengungkapan informasi tersebut, klaim yang kini turut diragukan keabsahannya oleh pihak IDF.

Hingga saat ini, koordinasi antara militer Israel dan Amerika Serikat dilaporkan tetap berjalan sesuai jalur rutin, meskipun pernyataan terbuka mengenai keterlibatan pangkalan udara Israel dalam operasi AS terhadap Iran jarang dilakukan secara eksplisit oleh pejabat tinggi. (The Times of Israel/I-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |