Kejaksaan Konfirmasi Celeste Rivas Tidak Hamil Saat Dibunuh Penyanyi D4vd

3 hours ago 1
Kejaksaan Konfirmasi Celeste Rivas Tidak Hamil Saat Dibunuh Penyanyi D4vd Jaksa Los Angeles mengonfirmasi Celeste Rivas tidak hamil saat dibunuh penyanyi D4vd pada April 2025. Simak temuan persidangan selengkapnya!(Media Sosial X)

KANTOR Kejaksaan Wilayah Los Angeles mengonfirmasi bahwa Celeste Rivas Hernandez, 14, tidak dalam keadaan hamil saat dibunuh pada April 2025. Pernyataan yang disampaikan kepada PEOPLE pada Rabu (29/7) ini menjawab ketidakpastian yang sempat muncul akibat perubahan status pada sertifikat kematian korban awal tahun ini.

Sebelumnya, adendum sertifikat kematian bulan April mengubah status kehamilan Rivas dari "tidak" menjadi "tidak diketahui". Klarifikasi terbaru ini mempertegas fakta biologis korban di tengah proses hukum yang sedang berjalan melawan penyanyi D4vd, yang bernama asli David Anthony Burke.

Burke, 21, telah menyatakan tidak bersalah atas dakwaan pembunuhan Rivas, kekerasan seksual berkelanjutan terhadap anak di bawah 14 tahun, serta mutilasi jasad manusia. Jaksa menduga Burke membunuh remaja yang kabur dari rumah itu pada 23 April 2025, setelah korban mengancam akan membongkar kekerasan seksual yang dialaminya selama bertahun-tahun.

Jasad Rivas ditemukan terpotong-potong pada 8 September 2025 di dalam bagasi depan mobil Tesla milik Burke yang disita polisi. Jaksa menyebut Burke memutilasi korban menggunakan gergaji mesin di dalam kolam tiup di garasi rumah sewaannya di Los Angeles.

Dalam sidang pendahuluan, penyidik kepolisian (LAPD) Detective Corey Farell membeberkan rekaman pesan singkat yang menunjukkan Rivas pernah hamil pada akhir 2023 dan menjalani aborsi pada Januari 2024 saat berusia 13 tahun.

Dalam salah satu pesan yang dibacakan di persidangan, Rivas menulis kepada Burke: "Kita berdua tidak akan bisa merawatnya." Burke merespons dengan menyebut Rivas "jauh lebih kuat dariku" sebelum menanyakan apakah itu anak kandungnya.

"Tentu saja itu anakmu David," jawab Rivas, berdasarkan kesaksian Farell.

Pesan singkat lain dari akhir 2023 hingga Maret 2025 menunjukkan hubungan yang kian mengontrol. Pada pesan Maret 2025, Rivas sempat meminta mengakhiri hubungan tatap muka: "Kita bisa berteman tapi hanya secara daring. Aku tidak ingin berhubungan lagi denganmu secara langsung jika aku ingin mencoba untuk bangkit."

"Yang kita lakukan hanya berhubungan seks dan nongkrong, aku menginginkan lebih dari itu untuk diriku sendiri," tulis Rivas.

Dokter pemeriksa medis, Dr. Grant Ho, menyatakan kematian Rivas sebagai pembunuhan akibat dua luka tusuk mendalam di perut kanan dan dada kiri. Sementara itu, ahli forensik menemukan DNA Rivas dan bercak darah pada barang bukti di garasi serta kendaraan Burke.

Penyidik Detective William Roecker juga melacak pergerakan ponsel dan mobil Tesla milik Burke ke area terpencil di Santa Barbara County tak lama setelah pembunuhan terjadi. Di lokasi tersebut, petugas menemukan kartu paspor Rivas.

Jika terbukti bersalah, Burke terancam hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat atau hukuman mati. Saat ini, Burke ditahan di Fasilitas Koreksional Twin Towers, Los Angeles, tanpa jaminan, dan dijadwalkan menjalani sidang dakwaan pada 31 Agustus mendatang. (People/Z-2)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |