Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi

4 hours ago 2
Kolaborasi Sosial Perluas Akses Air Minum Layak bagi Warga Bekasi Yayasan Bakti Merah Putih (BMP) berkolaborasi dengan Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (Ipemi) Jakarta Selatan menyalurkan alat penyaring air minum kepada masyarakat di Kampung Bulak Bondan, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat(Dok. Yayasan Bakti Merah Putih)

YAYASAN Bakti Merah Putih (BMP) berkolaborasi dengan Ikatan Pengusaha Muslim Indonesia (Ipemi) Jakarta Selatan menyalurkan alat penyaring air minum kepada masyarakat di Kampung Bulak Bondan, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (30/7/2026).

Alat yang dibagikan merupakan penyaring air minum tanpa menggunakan listrik sehingga dapat digunakan kapan saja dan di mana saja. Teknologi tersebut dipilih karena dinilai praktis, fleksibel, dan mampu menghasilkan air yang siap dikonsumsi.

Pendiri Bakti Merah Putih, Atta Ul Karim, mengatakan pemilihan alat tersebut didasarkan pada efektivitasnya dalam membantu masyarakat memperoleh akses air minum yang layak.

"Alat ini sangat fleksibel karena bisa digunakan di mana saja tanpa listrik. Selain itu, air yang dihasilkan sudah siap untuk diminum," ujarnya.

Atta menjelaskan, Desa Sukawangi dipilih sebagai lokasi program karena berdasarkan hasil survei, kualitas air sumur di wilayah tersebut masih kurang baik. Selain itu, lokasi kampung berada di tengah area persawahan yang cukup jauh dari jalan utama sehingga akses masyarakat terhadap air minum layak menjadi tantangan tersendiri.

"Tim survei kami menemukan bahwa air sumur di wilayah ini kurang jernih dan cenderung berlumut. Lokasinya juga cukup terpencil sehingga membutuhkan perhatian lebih," katanya.

Sementara itu, Sales Water Consultant Nazava, Permana, menjelaskan bahwa alat penyaring air tersebut telah melalui pengujian di 30 laboratorium bersertifikasi dan memenuhi standar kualitas air minum yang diakui secara internasional, termasuk mengacu pada standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Saya sendiri sudah menggunakan alat ini selama 13 tahun di rumah. Alhamdulillah keluarga tetap sehat, tidak mengalami masalah seperti diare, dan kami juga bisa menghemat pengeluaran karena tidak lagi membeli air galon," ungkap Permana.

Ketua Ipemi Jakarta Selatan, Linda Sjamsoeddin, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan sosial tersebut. Ia juga mengingatkan masyarakat agar membiasakan mengonsumsi air minum dengan adab yang baik.

"Nanti minumnya jangan sambil berdiri. Kalau bisa duduk atau minimal jongkok, insyaallah lebih baik dan lebih berkah," pesannya.

Ketua Kampung Bulak Bondan, Wabih, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bakti Merah Putih dan Ipemi terhadap warganya. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Mari kita semua bersyukur. Kebaikan datang kepada kampung kita melalui orang-orang baik," ujarnya.

Ia berharap keberadaan alat penyaring air tersebut dapat membantu mengurangi pengeluaran warga.

"Nanti kita tidak perlu lagi membeli air kemasan. Uangnya bisa dihemat untuk kebutuhan dapur dan keperluan keluarga lainnya," tambahnya.

Ketua Yayasan Bakti Merah Putih, Rifai Akif, berharap program penyediaan air minum bersih ini dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

"Program ini bukan bantuan sesaat, tetapi merupakan program jangka panjang yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat selama bertahun-tahun ke depan," katanya.

Ia juga mengajak masyarakat, dunia usaha, maupun para dermawan untuk turut berpartisipasi dalam memperluas akses air minum layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

"Kami membuka kesempatan bagi siapa pun yang ingin bergabung dalam gerakan kebaikan ini agar semakin banyak masyarakat yang dapat menikmati air minum yang sehat dan gratis." Ungkapnya. 

Kolaborasi antara Bakti Merah Putih dan Ipemi Jakarta Selatan ini merupakan program perdana yang diharapkan menjadi awal dari berbagai kegiatan sosial lainnya. Keberhasilan pelaksanaan program ini akan menjadi pijakan untuk memperluas kerja sama dan menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di berbagai daerah. (E-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |