Penampakan bangkai Pajero Sport dan anggota Polantas Batanghari dan warga dalam jurang sedalam enam meter di pinggir Jalan Ness Jambi sebelum dievakuasi Rabu petang (19/8/2026).(Dok Polres Batanghari)
DIDUGA sopir hilang kendali, sebuah minibus Mitsubishi Pajero Sport warna putih bernomor polisi BH 1165 GI tergelincir masuk jurang sedalam 6 meter di Jalan Ness, Desa Petajen, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.
Akibat kecelakaan tunggal pada Rabu petang itu, sang pengemudi Chandra Wijaya, 59 tahun, tewas di tempat kejadian. Sedangkan seorang penumpang perempuan atas nama Desi, 59 tahun mengalami cidera serius dan dievakuasi personel Polantas Batanghari ke rumah sakit.
Para korban tercatat sebagai warga Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Laam Barajo Kota Jambi. Saat kecelakaan mereka sedang dalam perjalanan dari Kota Jamb menuju Kota Muarabulian, Kabupaten Batanghari.
Kasat Lantas Polres Batang Hari AKP Agung Prasetyo Soegiono membenarkan kecelakaan tunggal tersebut kepada Media Indonesia, Kamis pagi. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, Agung menduga mobil nahas tersebut hilang kendali saat melaju kencang di Jalan Ness yang terbilang sempit dan terkenal rawan laka-lantas.
“Dari hasil pemeriksaan awal, kendaraan berjalan dari arah Jambi menuju Muara Bulian. Diduga pengemudi hilang kendali ke sebelah kiri jalan, kemudian terhempas ke pinggir jalan dan masuk ke jurang kurang lebih 6 meter,” ujar Agung Prasetyo.
Dari pemeriksaan awal terhadap kondisi jalan, lokasi kecelakaan berada di ruas jalan lurus dengan kondisi aspal yang dinilai baik. Di TKP juga terdapat marka jalan putus-putus yang dilaporkan sedikit pudar.
Sementara hasil pemeriksaan terhadap kendaraan menunjukkan kondisi Mitsubishi Pajero sebelum kecelakaan dinilai layak jalan. Sistem pengereman disebut berfungsi baik, kondisi ban masih bagus, serta lampu sein tersedia.(SL/E-4)


















































