Paolo Maldini Bantah Pep Guardiola Minta Gaji 20 Juta Euro untuk Latih Timnas Italia

2 hours ago 1
Paolo Maldini Bantah Pep Guardiola Minta Gaji 20 Juta Euro untuk Latih Timnas Italia Kandidat pelatih timnas Italia Pep Guardiola(AFP/Glyn KIRK)

DIREKTUR Teknik Timnas Italia, Paolo Maldini, secara resmi membantah spekulasi yang menyebutkan bahwa Pep Guardiola meminta gaji fantastis sebesar 20 juta euro (sekitar Rp354 miliar) per musim untuk melatih Gli Azzurri. Maldini menegaskan bahwa kendala finansial sama sekali tidak menjadi penghalang dalam proses pendekatan terhadap pelatih asal Spanyol tersebut.

Pernyataan tersebut disampaikan Maldini setelah menghadiri pertemuan strategis dengan klub-klub Serie A. Dalam agenda tersebut, ia didampingi oleh Presiden Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) Giovanni Malago dan penasihat khusus Leonardo pada Kamis (23/7) waktu setempat.

Bantahan Tegas Paolo Maldini

Maldini memberikan klarifikasi langsung untuk meredam laporan media-media Italia yang mengeklaim adanya tuntutan gaji tinggi dari mantan manajer Manchester City tersebut. Menurutnya, narasi mengenai hambatan nilai kontrak adalah informasi yang tidak akurat.

"Aspek ekonomi sama sekali bukan persoalan bagi Pep," ujar Maldini secara tegas di hadapan awak media.

Sebelumnya, rumor mengenai permintaan gaji 20 juta euro per musim sempat memicu kekhawatiran publik sepak bola Italia. Perbedaan angka yang signifikan tersebut dituding menjadi alasan mengapa proses negosiasi antara FIGC dan pihak Guardiola terkesan berjalan lambat di tempat.

Faktor Kesiapan Pribadi Jadi Kunci

Dengan dibantahnya isu finansial, fokus kini beralih pada keputusan pribadi Guardiola. Pelatih berusia 55 tahun itu diketahui baru saja mengakhiri masa baktinya selama satu dekade di Manchester City. Saat ini, ia dikabarkan tengah memprioritaskan waktu istirahat bersama keluarganya sebelum mengambil tantangan baru.

Laporan dari Sky Sport Italia memperkuat pernyataan Maldini. Sumber tersebut menyatakan bahwa pembicaraan kedua belah pihak tidak tersendat karena urusan kontrak.

Guardiola disebut hanya ingin memastikan kesiapan mental dan fisiknya secara penuh sebelum menerima tanggung jawab besar untuk membangkitkan kembali kekuatan timnas Italia.

Tugas membangun kembali Gli Azzurri memang bukan perkara mudah. Italia saat ini tengah berupaya keras untuk bangkit setelah mencatatkan sejarah kelam dengan gagal lolos ke tiga edisi Piala Dunia secara berturut-turut. Tantangan untuk mengembalikan kejayaan Italia di kancah internasional inilah yang disebut-sebut menjadi daya tarik utama bagi Guardiola.

Menanti Keputusan Akhir

Hingga saat ini, FIGC masih berada dalam posisi menunggu keputusan final dari sang pelatih. Federasi dilaporkan tidak memberikan tenggat waktu resmi kepada Guardiola, memberikan ruang bagi pelatih yang telah memenangkan banyak gelar tersebut untuk mempertimbangkan proyek jangka panjang ini.

Publik sepak bola Italia kini menanti dengan antusias apakah visi besar FIGC dan Paolo Maldini mampu meyakinkan Guardiola untuk segera turun gunung dan memimpin proyek kebangkitan nasional di lapangan hijau. (Z-1)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |