Kunjungan ke JIS naik 4 kali lipat berkat jembatan penghubung Ancol dan akses Stasiun KRL.(Dok. Antara)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kunjungan masyarakat ke Jakarta International Stadium (JIS) meningkat signifikan hingga empat kali lipat pada akhir pekan. Lonjakan ini terjadi seiring dengan rampungnya pembangunan jembatan penghubung antara Ancol dengan JIS serta beroperasinya Stasiun KRL JIS.
Pramono menjelaskan bahwa integrasi infrastruktur tersebut menjadi kunci utama meningkatnya minat wisatawan dan warga untuk mendatangi stadion di Jakarta Utara tersebut. Menurutnya, kenaikan jumlah pengunjung sangat terasa pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu.
"Orang datang ke JIS setiap Jumat, Sabtu, Minggu, naiknya sudah hampir 3-4 kali lipat," ujar Pramono saat menghadiri silaturahmi bersama DPRD DKI, DPR RI, dan DPD RI Dapil DKI Jakarta di Gedung DPRD, Jakarta Pusat, Kamis (30/7).
Salah satu solusi yang ditawarkan melalui integrasi ini adalah kemudahan akses parkir. Pramono menyebut masyarakat kini tidak perlu lagi merasa kesulitan mencari tempat parkir di area stadion karena dapat memanfaatkan lahan parkir di kawasan Ancol yang memiliki kapasitas besar.
"Sekarang ini semua orang yang mau ke JIS enggak perlu lagi ke JIS, parkirnya di Ancol saja. Dan kebetulan ada ruang parkir yang sangat-sangat besar sekali. Bahkan parkir untuk 10.000 mobil pun bisa," tuturnya.
Setelah memarkirkan kendaraan di Ancol, pengunjung dapat berjalan kaki menuju JIS melalui jembatan penghubung. Pramono meyakini jarak tempuh sekitar 200 hingga 350 meter masih dalam batas wajar bagi pejalan kaki, terlebih pemerintah juga menyediakan fasilitas pendukung.
"Dan orang kita kalau dikasih fasilitas berjalan 200-350 meter, pasti mau lah. Dan kita siapkan juga buggy car untuk itu," urai eks Sekjen PDI Perjuangan tersebut.
Selain jembatan, Pramono juga menyoroti peran penting transportasi publik. Ia mengklaim telah meminta pemerintah pusat agar KRL melakukan pemberhentian di Stasiun JIS untuk memudahkan mobilitas warga tanpa harus membawa kendaraan pribadi, yang sekaligus diharapkan dapat mengurangi kemacetan di kawasan tersebut secara signifikan.
Dengan konektivitas yang semakin baik, Pramono optimistis stadion yang dibangun pada era Gubernur Anies Baswedan tersebut akan terus berkembang. Hal ini juga diyakini memberikan dampak positif bagi kawasan wisata Ancol yang mendapatkan limpahan pengunjung dari aktivitas di stadion. (Z-10)


















































