Puan Dorong Pemerintah Segera Data Korban dan Kerusakan Gempa NTT

7 hours ago 4
Puan Dorong Pemerintah Segera Data Korban dan Kerusakan Gempa NTT Ketua DPR Puan Maharani (tengah) berbincang dengan Wakil Ketua DPR Sari Yuliati (kiri) dan Saan Mustopa (kanan)(ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.)

KETUA DPR RI Puan Maharani menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa bumi yang mengguncang Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia mendesak pemerintah pusat dan daerah segera bergerak cepat menyalurkan bantuan serta memprioritaskan penanganan warga terdampak.

"Pimpinan DPR menyampaikan keprihatinan atas bencana gempa besar di NTT. Pemerintah harus bergerak cepat untuk menangani dampak gempa, dan merespons cepat kebutuhan warga terdampak," ujar Puan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (16/8/2026).

Gempa akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust atau Sesar Busur Belakang Flores di NTT tersebut memicu dampak kerusakan di Maumere, Ngada, hingga Manggarai. Guncangan bahkan terasa hingga Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan, serta sempat memicu potensi tsunami setinggi 0,5 meter sebelum peringatan dini dicabut.

Puan mendorong Pemerintah Provinsi NTT untuk mempercepat proses pendataan korban dan tingkat kerusakan, khususnya di kawasan pedalaman, agar alokasi logistik darurat dapat tersalurkan secara merata. Ia juga menegaskan pentingnya penyediaan fasilitas pengungsian yang layak serta memprioritaskan kelompok rentan.

"Apabila ada warga yang mengungsi, pastikan tempat pengungsian yang nyaman dan aman. Pengungsian harus ramah terhadap lansia, anak-anak, ibu hamil/menyusui, warga difabel, dan yang memiliki penyakit bawaan," kata politisi PDI Perjuangan tersebut.

Keamanan Wisatawan

Selain masyarakat lokal, Puan mengimbau pemerintah memberikan bantuan logistik dan akomodasi darurat bagi para wisatawan domestik maupun mancanegara yang terdampak di Labuan Bajo akibat kerusakan sejumlah hotel dan resor.

Mengingat rekam jejak Sesar Busur Belakang Flores yang berisiko tinggi, Puan juga meminta BMKG dan lembaga terkait aktif menyampaikan informasi akurat untuk menangkal isu hoaks terkait gempa susulan.

"Pemerintah melalui lembaga yang berwenang harus memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat serta memberikan edukasi untuk mencegah keresahan warga," pungkas Puan. (H-4)

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |