Setelah Cabut dari Persijap dan Dirumorkan Reuni dengan Shin Tae-yong di Persija, Yoo Jae-hoon Jawab Begini

4 hours ago 1

Bola.com, Jakarta - Yoo Jae-hoon baru berpisah dengan Persijap Jepara. Kiprah pelatih kiper asal Korea Selatan tersebut di Bumi Kartini berlangsung singkat, sekitar tiga bulan saja.

Kini, Yoo Jae-hoon dikabarkan bakal merapat ke Persija Jakarta untuk kembali bekerja sama dengan Shin Tae-yong.

Sebelumnya, kedua sosok itu memiliki hubungan kerja cukup erat saat sama-sama berada di Timnas Indonesia.

Yoo Jae-hoon dan Shin Tae-yong bekerja bersama selama lima tahun di Timnas Indonesia sejak 2020. Keduanya terlibat dalam penanganan Timnas Indonesia U-20, U-23, hingga tim senior.

Namun, kerja sama tersebut harus berakhir setelah PSSI memutuskan memecat Shin Tae-yong pada awal Januari 2025. Sesudah itu, Yoo Jae-hoon memilih melanjutkan karier di level klub.

John Herdman menjadi sorotan saat Timnas Indonesia menang 1-0 atas Mozambik di SUGBK, Selasa (9/6/2026). Pelatih asal Inggris itu tampak ekspresif dan terus memberikan instruksi dari pinggir lapangan demi memastikan para pemain menjalankan taktik den...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jawaban Yoo Jae-hoon

Saat dimintai tanggapan terkait rumor bergabung dengan Persija, Yoo Jae-hoon belum mau memberikan banyak komentar.

Pelatih berusia 42 tahun tersebut tidak membantah atau membenarkan kabar itu.

"Maaf, saya belum bisa komentar apa-apa," ujar Yoo Jae-hoon kepada Bola.com, Senin (22-6-2026).

Meski begitu, mantan kiper Persipura Jayapura dan Barito Putera tersebut memastikan dirinya masih akan melatih di satu di antara klub Super League musim 2026/2027.

"Iya, Puji Tuhan," katanya singkat.

Bawa Perubahan Signifikan

Persijap menjadi klub profesional pertama yang ditangani Yoo Jae-hoon. Meski baru bergabung pada 26 Februari 2026, ia mampu memberikan dampak cukup besar terhadap performa lini belakang Laskar Kalinyamat.

Dari total 12 pertandingan bersama Yoo Jae-hoon, Persijap hanya kebobolan enam gol dan sukses mencatatkan delapan clean sheet.

Catatan itu bukti peningkatan performa sektor pertahanan Laskar Kalinyamat.

Sebelum kedatangan pelatih kelahiran Ulsan, Korea Selatan, tersebut, klub besutan Mario Lemos itu sempat jadi satu di antara tim dengan pertahanan paling rapuh di BRI Super League 2025/2026.

Kontribusi Yoo Jae-hoon turut membantu Persijap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sempat berkutat di papan bawah klasemen, mereka akhirnya mampu keluar dari tekanan dan mengamankan status di Super League.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |