Siapa Hakim Shin yang Tewas usai Vonis Berat Eks Ibu Negara Korsel?

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Hakim Shin Jong O yang menjatuhkan hukuman berat ke mantan ibu negara Korea Selatan Kim Keon Hee menjadi sorotan usai ditemukan tewas pada hari ini, Rabu (6/5).

"[Shin] ditemukan tak sadarkan diri di Gedung Pengadilan Tinggi Seoul pada pukul 01.00," kata penyidik dari Kepolisian Distrik Seocho, dikutip AFP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Shin kemudian segera dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tak tertolong. "Tak ada tanda-tanda dalam kematian tersebut," ujar penyidik itu.

Siapa Shin Jong O?

Shin merupakan hakim di Pengadilan Tinggi Seoul, Korea Selatan. Sebelum berkarier di pengadilan, dia menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Nasional Seoul pada 1995.

Dia lalu menyelesaikan pelatihan di Institut Penelitian dan Pelatihan Yudisial pada 1998.

Menurut pengakuan teman-teman Shin, dia adalah hakim yang pendiam, tekun, dan fokus ke persidangan.

"Beliau sangat tekun sehingga akan datang bekerja tanpa memandang hari kerja atau hari libur untuk meninjau catatan kasus," kata kerabat Shin yang pernah bekerja dengannya, dikutip Chosun.

"Bahkan di masa-masa sulit, beliau tidak pernah menunjukkan kesulitannya dan dengan tenang mengabdikan diri pada pekerjaan," imbuh dia.

Usai menyelesaikan pelatihan, pada 2001 Shin diangkat menjadi hakim di Cabang Uijeongbu Pengadilan Distrik Seoul (sekarang Pengadilan Distrik Uijeongbu) pada 2001.

Sembilan tahun berselang, dia diangkat sebagai hakim di Pengadilan Tinggi Seoul pada 2010. Ia kemudian bertugas sebagai Hakim Peneliti di Mahkamah Agung dan Hakim Ketua di Pengadilan Distrik Daejeon sebelum ditugaskan ke Pengadilan Tinggi Seoul pada 2014.

Setelah bertugas di sejumlah pengadilan, Shin kembali ke Pengadilan Tinggi Seoul pada Februari dan mengambil alih Divisi Pidana 15-2, yang khusus menangani kasus korupsi.

Bulan lalu, Shin memimpin sidang banding istri dari eks Presiden Korsel Yoon Suk Yeol. Di tengah sidang itu, Shin dilaporkan mengalami stress parah hingga insomnia karena menangani kasus Kim.

"Saya memahami Hakim Shin mengalami stres karena berbagai masalah seperti siaran persidangan menjelang vonis untuk persidangan banding mantan Ibu Negara Kim Keon Hee bulan lalu," kata pejabat di pengadilan.

Dalam sidang yang dipimpin terkait kasus Kim, Shin menyatakan ibu negara saat itu bersalah atas kasus penyuapan dan manipulasi saham sehingga hukumannya lebih berat menjadi empat tahun 20 bulan penjara.

Dalam putusan itu, Shin mengatakan Kim "gagal mengakui kesalahan dan terus-menerus mencari alasan."

(isa/dna)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |