Tiga Hari, Pesta Laut Penawar Rindu Meriahkan Belakang Padang Kota Batam

5 hours ago 6
Tiga Hari, Pesta Laut Penawar Rindu Meriahkan Belakang Padang Kota Batam Sejumlah sampan layar mengikuti Pesta Laut Penawar Rindu di perairan Belakang Padang, Batam, dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.(MI/HENDRI KREMER)

PEMERINTAH Kecamatan Belakang Padang, Kota Batam, Kepulauan Riau, menggelar pesta rakyat bertajuk “Pesta Laut Penawar Rindu” untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu (15/8) hingga Senin (17/8), menghadirkan beragam perlombaan bahari yang melibatkan masyarakat pesisir di wilayah perbatasan Indonesia dengan Singapura dan Malaysia.

Camat Belakang Padang Abdul Hanafi mengatakan, pesta laut tersebut menjadi wadah hiburan sekaligus sarana mempererat kebersamaan masyarakat.

“Perlombaan laut dimulai Sabtu (15/8), dan puncaknya akan berlangsung pada 17 Agustus,” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan, Jumat (14/8).

Menurut dia, berbagai perlombaan disiapkan untuk memeriahkan rangkaian perayaan kemerdekaan. Kegiatan tidak hanya mempertandingkan olahraga air menggunakan mesin, tetapi juga mempertahankan sejumlah perlombaan tradisional yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pesisir.

Perlombaan yang digelar meliputi ketinting, lepet, dan sampan dayung perempuan. Kemudian pada Minggu (16/8/2026), digelar babak penyisihan perlombaan speedboat.

Sementara pada Senin (17/8), kegiatan memasuki puncak dengan babak final speedboat serta lomba sampan layar tradisional.

Sejumlah kategori speedboat yang diperlombakan antara lain 200 PK sport racing, fiber 15 PK standar, fiber 15 PK racing, dan fiber 40 PK racing.

Selain itu, terdapat perlombaan ketinting saf in racing, ketinting lepet racing, sampan dayung perempuan, serta sampan layar tradisional dengan kategori lima, tujuh, dan sembilan awak.

Tokoh masyarakat Belakang Padang, Hasim, mengatakan pesta laut tersebut telah menjadi tradisi tahunan yang memiliki nilai budaya bagi masyarakat setempat.

“Bagi masyarakat Belakang Padang, laut bukan hanya tempat mencari nafkah, melainkan juga bagian dari kehidupan dan budaya. Kegiatan ini sangat positif untuk menghidupkan kembali semangat kebersamaan masyarakat pesisir,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari tradisi bahari masyarakat Belakang Padang. Selain menjadi hiburan, pesta laut dinilai dapat memperkenalkan potensi budaya dan wisata bahari kawasan pesisir kepada masyarakat yang lebih luas.

Pesta Laut Penawar Rindu menjadi salah satu rangkaian kegiatan masyarakat Belakang Padang dalam menyambut HUT ke-81 RI yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.

Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |