Kreator konten Acil Putra (kiri) saat umrah bersama sang ayah.(MI/HO)
KESUKSESAN sering kali dinilai dari angka dan popularitas, namun bagi Acil Putra, makna keberhasilan jauh lebih dalam dari sekadar materi. Kreator konten yang dikenal melalui akun TikTok @acil_putra ini baru saja menorehkan pencapaian paling emosional dalam hidupnya: memberangkatkan sang ayah ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah.
Perjalanan menuju titik ini tidaklah instan. Sebelum dikenal luas sebagai pengusaha parfum dan figur publik di media sosial, Acil harus melewati masa-masa sulit saat bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol). Berbekal tekad untuk memperbaiki taraf hidup keluarga, ia mulai merintis usaha parfum sembari membangun personal branding di dunia digital.
Berikut adalah ringkasan perjalanan karier Acil Putra yang dihimpun berdasarkan keterangan yang tersedia:
| Awal Karier | Bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol). |
| Masa Transisi | Mulai merintis usaha parfum dan menjadi kreator konten TikTok. |
| Pencapaian Bisnis | Jangkauan pelanggan parfum meluas hingga ke seluruh Indonesia. |
| Pencapaian Personal | Mewujudkan impian ibadah umrah bersama ayah tercinta. |
Bagi Acil, momen di Tanah Suci merupakan simbol rasa syukur atas segala kerja keras dan doa orangtua yang menyertainya selama ini. Ia mengaku bahwa membahagiakan orang tua adalah motivasi utamanya sejak awal berjuang.
“Sejak awal saya punya keinginan, kalau Allah memberikan rezeki lebih, saya ingin membahagiakan orangtua. Bisa berangkat umrah bersama ayah adalah salah satu pencapaian yang paling berarti dalam hidup saya,” ujar Acil saat ditemui tim redaksi.
Ia juga menekankan bahwa profesi masa lalunya sebagai pengemudi ojek online telah membentuk mentalitasnya saat ini. Pelajaran tentang kesabaran dan ketekunan di jalanan menjadi modal berharga dalam menghadapi tantangan di dunia bisnis dan media sosial.
“Bagi saya, pencapaian bukan hanya tentang pekerjaan atau usaha yang berkembang. Ada kebahagiaan yang tidak bisa diukur ketika bisa melihat orang tua tersenyum dan menjalankan ibadah bersama,” tuturnya menambahkan.
Kisah Acil Putra menjadi pengingat bahwa latar belakang pekerjaan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi besar. Dengan konsistensi dan niat mulia untuk berbakti kepada orang tua, perjalanan yang dimulai dari nol sekalipun dapat berujung pada keberkahan yang luar biasa. (Z-1)

















































