CANTIKA.COM, Jakarta - Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri, kue kering menjadi salah satu sajian yang hampir selalu hadir di rumah. Bagi yang berencana membuat kue kering sendiri, penting untuk mengetahui cara menyimpannya agar tetap renyah dan tidak mudah berjamur.
Chef sekaligus Head of Indonesia Pastry Alliance, Rahmat Kusnaedi, membagikan sejumlah tips seputar makanan yang cocok dikonsumsi saat berbuka puasa sekaligus cara menjaga kualitas kue kering agar tahan lebih lama.
Menurut Rahmat, setelah seharian berpuasa tubuh cenderung mengalami dehidrasi dan kekurangan cairan. Karena itu, saat berbuka puasa disarankan memilih makanan yang mudah dicerna.
“Setelah berpuasa seharian, tubuh membutuhkan asupan yang dapat membantu mengembalikan energi. Makanan berserat hingga kue kering bisa menjadi pilihan,” ujarnya.
Rahmat menjelaskan bahwa makanan berserat seperti buah-buahan dapat menjadi pilihan ideal untuk takjil berbuka puasa. Selain itu, penting juga untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan meminum air mineral.
Ia juga mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi gorengan saat berbuka. Sebagai alternatif, makanan bertekstur lembut seperti cake dapat menjadi pilihan karena lebih mudah dicerna oleh lambung.
Cake biasanya mengandung bahan seperti krim, margarin, atau mentega yang membuat teksturnya lembut sehingga tidak membuat sistem pencernaan “kaget” setelah seharian kosong.
Menurut Rahmat, waktu berbuka puasa memang menjadi momen penting untuk memulihkan energi yang terkuras selama beraktivitas sepanjang hari.
Tips Agar Kue Lebaran Buatan Rumah Lebih Tahan Lama
Selain soal menu berbuka, Rahmat juga membagikan beberapa tips penting bagi masyarakat yang ingin membuat kue kering sendiri selama Ramadan hingga Lebaran. Dengan cara yang tepat, kue kering bisa bertahan lebih lama tanpa risiko berjamur.
1. Jaga Kebersihan saat Membuat Kue
Kebersihan menjadi faktor utama dalam menjaga kualitas kue kering. Mulai dari bahan baku, peralatan memasak, hingga kebersihan tangan harus benar-benar diperhatikan. Lingkungan yang bersih akan membantu mencegah kontaminasi yang dapat menyebabkan kue lebih cepat rusak.
2. Gunakan Bahan Berkualitas
Rahmat menyarankan agar menggunakan bahan baku yang berkualitas baik ketika membuat kue kering. Pilih produk yang kemasannya masih dalam kondisi baik dan tidak rusak. Selain itu, periksa juga tanggal kedaluwarsa bahan-bahan tersebut untuk memastikan masih aman digunakan.
3. Pahami Teknik dan Proses Pemanggangan
Pengetahuan tentang teknik membuat kue juga sangat penting, terutama terkait suhu dan tingkat kematangan saat memanggang. Beberapa jenis kue kering—terutama kue tradisional Indonesia—lebih baik dipanggang dengan suhu rendah dalam waktu yang lebih lama agar matang sempurna.
Setelah kue selesai dipanggang, jangan langsung menyimpannya di dalam toples. Biarkan kue berada di suhu ruang terlebih dahulu hingga panasnya hilang. Setelah benar-benar dingin, barulah kue dimasukkan ke dalam wadah tertutup agar tetap renyah dan tahan lama.
Dengan memperhatikan kebersihan, kualitas bahan, serta teknik pengolahan yang tepat, kue kering buatan rumah bisa tetap nikmat disajikan sepanjang Ramadan hingga Lebaran.
AL ANSHARI | TEMPO.CO
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.








































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486410/original/015853500_1769586166-Pesib_Kurzawa.jpg)









