Bank Mandiri Tanggapi Penambahan Dana SAL

11 hours ago 2

BANK Mandiri merespons penambahan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan oleh Kementerian Keuangan di bank-bank pelat merah. Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Riduan mengatakan penempatan dana SAL menunjukkan sinergi yang baik antara pemerintah dan perbankan dalam memperkuat ketahanan sektor keuangan.

Menurutnya, kebijakan penempatan SAL terbukti memberikan kontribusi positif terhadap penguatan likuiditas industri perbankan, sekaligus mendorong fungsi intermediasi yang lebih optimal.

Sementara itu, Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menyebutkan bahwa kehadiran dana SAL memberikan dampak positif yang terukur pada struktur pendanaan, termasuk efisiensi biaya dana yang secara langsung memperluas ruang penyaluran kredit. Bank Mandiri, kata dia, tetap fokus pada pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang solid.

"Sebagai mitra strategis pemerintah dan penggerak ekonomi kerakyatan, penyaluran kredit Bank Mandiri difokuskan pada segmen UMKM yang memiliki peran besar dalam mendorong perekonomian nasional,” kata Novita. Bank Mandiri sendiri memproyeksikan penyaluran kredit akan tumbuh sejalan dengan laju industri hingga akhir tahun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menambah penempatan dana SAL di bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (himbara) hingga mencapai Rp 400 triliun. Penambahan ini dilakukan setelah sebelumnya kementerian menarik dana SAL secara bertahap sejak dua pekan lalu.

"Di sana masih ada Rp 170 triliun, saya kembalikan lagi jadi Rp 200 triliun yang jangka panjang, tambah lagi Rp 100 triliun mungkin yang jangka 3-4 bulan, terus tambah lagi yang fleksibel Rp 100 triliun," kata Purbaya saat konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jumat, 26 Juni 2026.  

Purbaya mengklaim penempatan itu atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar bank tidak kekurangan likuiditas dan perekonomian tetap berjalan.

M. Faiz Zaki berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
International | Entertainment | Lingkungan | Teknologi | Otomotif | Lingkungan | Kuliner |