Ilustrasi(Dok BPBD Banjarnegara)
KEKERINGAN akibat El Nino Godzilla makin meluas di Cilacap, Jawa Tengah. Hingga kini, sebanyak 1.476.000 liter air bersih telah disalurkan ke masyarakat di sejumlah wilayah. Air dengan volume sebanyak itu untuk 10.999 keluarga atau 28 ribu jiwa di 34 desa.
Kepala Pelaksana BPBD Cilacap, Taryo, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah yang mengalami dampak kekeringan.
Berdasarkan rekapitulasi BPBD Cilacap, bantuan tersebut telah didistribusikan sebanyak 279 tangki. Rinciannya, 92 tangki atau sekitar 460.000 liter bersumber dari APBD Kabupaten Cilacap, sedangkan 187 tangki atau sekitar 1.016.000 liter berasal dari dukungan Corporate Social Responsibility (CSR).
“Distribusi air bersih terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, terutama di wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Taryo pada Jumat (14/8).
Bantuan air bersih telah menjangkau 34 desa di 13 kecamatan di Kabupaten Cilacap. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi di tiap wilayah.
BPBD Cilacap juga melibatkan sejumlah pihak dalam penanganan dampak kekeringan. Dukungan CSR menjadi salah satu sumber bantuan yang cukup besar dalam memperluas jangkauan distribusi air bersih kepada masyarakat.
Taryo menegaskan, BPBD Cilacap akan terus memantau kondisi wilayah terdampak dan menyesuaikan distribusi bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Dengan kondisi kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah, masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa.
“Sehingga nanti BPBD akan memasok kebutuhan air bersih,” tambahnya. (LD/E-4)


















































